IHSG Terkoreksi ke Level 7.117, Sektor Energi Jadi Penopang
JAKARTA, BursaNusantara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,68% atau terkoreksi 48,474 poin ke level 7.117,571 pada penutupan perdagangan hari Senin, 16 Juni 2025.
IHSG sempat bergerak fluktuatif sejak awal pembukaan di level 7.166 dan menyentuh batas atas di 7.211 sebelum ditutup melemah.
Delapan Sektor Jadi Penekan IHSG
Sebagian besar sektor saham turut menyeret indeks ke zona merah. Pelemahan paling dalam terjadi pada sektor barang konsumen siklikal (IDXCYCLIC) yang turun 1,57%.
Sektor bahan baku (IDX:BASIC) turut anjlok 1,37% disusul sektor non-siklikal (IDX:NONCYC) yang turun 0,88%.
Sektor teknologi (IDXTECHNO), industri (IDXINDUST), keuangan (IDXFINANCE), properti (IDXPROPERT), dan transportasi (IDXTRANS) juga mencatat penurunan.
Energi dan Infrastruktur Menjadi Penahan Koreksi
Di tengah tekanan pasar, hanya tiga sektor yang mampu mencatat kenaikan. Sektor energi (IDXENERGY) memimpin dengan kenaikan 0,73%.
Sektor infrastruktur (IDXINFRA) ikut menguat 0,55%, disusul sektor kesehatan (IDXHEALTH) yang naik 0,25%.
Penguatan sektor-sektor ini cukup membantu meredam pelemahan IHSG secara keseluruhan.
Volume Perdagangan Tembus Rp14,6 Triliun
Total volume perdagangan hari ini mencapai 24,2 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp14,6 triliun.
Sebanyak 388 saham melemah, 232 saham menguat, dan 186 saham stagnan. Dominasi saham turun memperlihatkan tekanan jual yang meluas di pasar.
Daftar Top Gainer: MBSS Hingga ENRG
Beberapa saham mencatat penguatan signifikan. PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (IDX:MBSS) memimpin dengan lonjakan 24,59% ke level Rp2.280.
IDX:PDES melonjak 24,02% ke Rp444, diikuti IDX:BTEK yang menguat 20,00% ke Rp6. Saham IDX:STRK dan IDX:ENRG juga mengalami kenaikan masing-masing 19,71% dan 18,24%.
Kelima saham tersebut menunjukkan minat beli tinggi di tengah tekanan pasar.
Daftar Top Loser: JECC dan ASBI Paling Tertekan
Sementara itu, pelemahan tajam terjadi pada saham PT Jembo Cable Company Tbk (IDX:JECC) yang anjlok 14,98% ke Rp1.135.
IDX:ASBI melemah 14,87% ke Rp498, IDX:JAWA terkoreksi 14,81% ke Rp161. Saham IDX:KOPI dan IDX:KRYA turut tercatat dalam daftar lima terlemah hari ini.
Penurunan tajam pada saham-saham ini menunjukkan tekanan selektif di sektor tertentu.
LQ45: PGEO Cemerlang, AMMN Tertekan
Saham-saham unggulan dalam indeks LQ45 juga mencatat pergerakan beragam. IDX:PGEO memimpin sebagai top gainer dengan penguatan 9,06% ke Rp1.565.
Vale Indonesia (IDX:INCO) naik 5,83% dan IDX:ADMR menguat 3,55%. Ketiga saham ini menopang indeks LQ45.
Namun, saham IDX:AMMN terkoreksi cukup dalam, melemah 7,62% ke Rp7.575. Saham IDX:MAPI dan IDX:UNVR juga turun masing-masing 3,97% dan 3,85%.
Pergerakan campuran ini memperlihatkan selektivitas investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












