Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

IHSG Melemah, Saham BRPT hingga AMMN Diincar untuk Rebound

110
×

IHSG Melemah, Saham BRPT hingga AMMN Diincar untuk Rebound

Sebarkan artikel ini
IHSG Melemah, Saham BRPT hingga AMMN Diincar untuk Rebound
IHSG turun 1,42% ke 6.827,75. Saham BRPT, MTEL, dan AMMN masuk radar beli teknikal untuk Jumat.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/5) dengan koreksi tajam 1,42% ke level 6.827,75. Meski pasar bergerak lesu, sejumlah saham tetap menjadi incaran analis untuk potensi rebound teknikal pada Jumat (9/5).

Tekanan IHSG Tak Halangi Peluang Rebound Saham-Saham Ini

Di tengah tekanan pasar, beberapa saham dinilai menyimpan potensi teknikal positif jika mampu mempertahankan level support kunci. Berikut ini adalah ulasan dan rekomendasi dari analis terkemuka untuk saham BRPT, MTEL, dan AMMN.

Sponsor
Iklan

Analisis Saham BRPT: Potensi Rebound Meski Ada Tekanan Jual

Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menunjukkan kecenderungan koreksi disertai tekanan jual. Namun indikator MACD masih berada di area positif.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyarankan speculative buy dengan level support di Rp 800 dan resistance di Rp 845.

Analisis Saham MTEL: Koreksi Sehat, Momentum Beli di Support

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) tertolak dari resistance MA100 dan kini menguji support MA20 dan MA50, sekaligus area minor bullish channel.

Muhammad Wafi dari Korea Investment & Sekuritas merekomendasikan buy on weakness, dengan support di Rp 575 dan resistance di Rp 630.

Analisis Saham AMMN: Peluang Entry Buy Setelah Koreksi Tajam

Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) tengah menguji pola three black crows dengan RSI melemah dan kondisi Stochastic overbought. Volume perdagangan meningkat, sementara MACD masih naik.

Achmad Yaki dari BCA Sekuritas menyarankan trading buy dengan catatan entry buy jika rebound terjadi di atas Rp 7.400. Support AMMN berada di Rp 6.975 dan resistance di Rp 7.950.

Meskipun tekanan pasar belum mereda, sejumlah saham tetap menyimpan peluang bagi pelaku pasar yang jeli membaca momentum.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan