HeadlinePasarSaham

IHSG Ngacir, Saham COIN dan EMTK Masuk Top Gainers

438
IHSG Ngacir, Saham COIN dan EMTK Masuk Top Gainers
IHSG melesat 1,07% di awal perdagangan Senin (25/8/2025). Saham COIN, EMTK, hingga BBRM masuk daftar top gainers, sementara MFIN terperosok jadi top losers.

Saham Meroket Saat IHSG Menghijau

JAKARTA, BursaNusantara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada awal perdagangan Senin (25/8/2025), ditopang lonjakan harga sejumlah saham yang langsung masuk daftar top gainers.

Berdasarkan data RTI, IHSG naik 83,95 poin atau 1,07% ke level 7.942,8 hanya dalam sejam perdagangan, bergerak di kisaran 7.915 hingga 7.951.

Aktivitas bursa terpantau ramai dengan 13,14 miliar lembar saham berpindah tangan senilai Rp 5,96 triliun melalui 763.160 kali transaksi.

Dari total perdagangan, 400 saham menguat, 209 saham melemah, dan 185 saham stagnan, mencerminkan dominasi sentimen positif di pasar.

Menariknya, saham-saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 justru melemah 0,96%, berbeda arah dengan laju IHSG.

Deretan Top Gainers Pagi Ini

Lonjakan terbesar dicatatkan PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) yang meroket 32,53% dan menjadi pemimpin top gainers.

Disusul PT Remala Abadi Tbk (DATA) yang melesat 24,84% serta PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) yang naik tajam 22,51%.

Saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) juga terangkat 20,37%, memperlihatkan tren positif sektor pelayaran.

Sedangkan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) ikut menghijau dengan kenaikan 14,96% dalam sejam perdagangan.

Kenaikan tajam sejumlah saham tersebut memperkuat sentimen positif, meski pergerakan saham big caps masih cenderung tertekan.

Saham Boncos Masuk Daftar Top Losers

Di sisi lain, tekanan jual menghantam saham PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) yang ambles 14,73% hingga menyentuh auto rejection bawah (ARB).

Koreksi juga dialami PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) yang jatuh 6,13% dan PT Acset Indonesia Tbk (ACST) yang merosot 5%.

Saham PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL) ikut terkoreksi 4,69%, sementara PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) turun 4,24%.

Pergerakan berlawanan ini menandakan pasar masih selektif, dengan investor memburu saham berprospek jangka pendek namun melepas emiten tertentu.

Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa reli IHSG pagi ini tidak sepenuhnya merata di seluruh sektor saham.

Bursa Asia Ikut Menguat Bersama IHSG

Kenaikan IHSG juga sejalan dengan penguatan bursa Asia yang kompak menghijau di awal pekan perdagangan.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) melonjak 2,22%, menjadi yang tertinggi di kawasan, disusul Shanghai (China) yang naik 1,24%.

Indeks Nikkei (Jepang) menguat 0,68%, sementara Straits Times (Singapura) naik tipis 0,11%.

Kompaknya bursa Asia memberi tambahan energi positif bagi IHSG yang berhasil mencatatkan performa impresif pada awal perdagangan hari ini.

Arah positif regional menambah optimisme investor domestik, meski pergerakan saham blue chip masih menunjukkan adanya tekanan di pasar lokal.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version