Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

IHSG Terkoreksi, 5 Saham Ini Tembus ARA

176
×

IHSG Terkoreksi, 5 Saham Ini Tembus ARA

Sebarkan artikel ini
IHSG Terkoreksi, 5 Saham Ini Tembus ARA
IHSG kembali melemah 0,29% ke level 7.044,8. Namun, lima saham top gainers melesat hingga auto rejection atas (ARA).

IHSG Melemah Tiga Hari Beruntun

JAKARTA, BursaNusantara.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah lagi pada perdagangan Selasa, 3 Juni 2025. Koreksi sebesar 0,29% atau 20,24 poin menyeret IHSG ke level 7.044,8.

Ini merupakan penurunan selama tiga hari berturut-turut yang mencerminkan tekanan pasar belum mereda. Sentimen pelemahan merata di hampir seluruh sektor.

Sponsor
Iklan

Mayoritas Sektor Saham Melemah

Sebanyak 261 saham tercatat naik, 353 turun, dan 193 stagnan. Nilai transaksi hari ini mencapai Rp14,1 triliun dengan volume 24,6 miliar saham.

Sektor industri paling terpukul dengan koreksi hingga 1,7%. Disusul sektor teknologi yang melemah 1,1%, dan barang konsumsi non-primer 0,9%.

Sektor infrastruktur ikut melemah 0,6%, sementara sektor keuangan terkoreksi ringan 0,3%. Namun, masih ada sektor yang menanjak meski tipis.

Transportasi hingga Energi Masih Menguat

Sektor transportasi menguat 0,6% dan menjadi penahan tekanan IHSG. Sektor kesehatan turut naik 0,2%, disusul sektor energi 0,1%.

Properti juga mencatatkan penguatan minor 0,07%. Sinyal ini menunjukkan selektivitas pelaku pasar tetap terjaga di tengah koreksi indeks.

Lima Saham Top Gainers Melesat ke ARA

Lima saham mencuri perhatian karena langsung menembus batas auto rejection atas (ARA). Kelimanya menjadi top gainers dan mengalami lonjakan signifikan.

Saham PT Tempo Intimedia Tbk (IDX:TMPO) melonjak 35% menjadi Rp162. Disusul PT Tera Data Indonusa Tbk (IDX:AXIO) yang melejit 34,9% ke Rp170.

PT Fast Food Indonesia Tbk (IDX:FAST) turut melesat 25% ke Rp330. Lalu ada PT J Resources Asia Pasifik Tbk (IDX:PSAB) naik 24,6% ke Rp486.

Saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (IDX:FORE) juga mencatatkan kenaikan tajam 24,3% menjadi Rp510. Kelimanya menunjukkan minat beli yang agresif.

[tradingview_chart symbol=”IDX:PSAB” height=”360″ theme=”light”]

Saham ARB Tekan Daftar Top Losers

Di sisi lain, sejumlah saham justru mengalami tekanan ekstrem dan masuk daftar top losers. Bahkan dua di antaranya membentur batas auto rejection bawah (ARB).

PT Saranacentral Bajatama Tbk (IDX:BAJA) ambles 14,9% menjadi Rp125. PT Sarana Mitra Luas Tbk (IDX:SMIL) terpuruk 14,7% ke level Rp220.

Tiga saham lainnya ikut terpukul, yaitu PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (IDX:RMKO) turun 11,2% ke Rp111. PT Agro Yasa Lestari Tbk (IDX:AYLS) merosot 10,8% ke Rp123.

Saham PT Phapros Tbk (IDX:PEHA) turut terkoreksi 10,5% menjadi Rp304. Ini menegaskan adanya rotasi sektor dan tekanan jual selektif di pasar.

[tradingview_chart symbol=”IDX:BAJA” height=”360″ theme=”light”]

Bursa Asia Malah Kompak Menguat

Saat IHSG kembali memerah, indeks Asia justru menunjukkan arah sebaliknya. Hang Seng (Hong Kong) naik 1,5%, Shanghai (China) menguat 0,4%.

Straits Times (Singapura) menambah 0,01%, sementara Nikkei (Jepang) justru terkoreksi 0,06%. Kontras ini menunjukkan faktor domestik lebih dominan pengaruhi IHSG.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.