Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

IHSG Tertekan! Asing Net Sell Massive di 3 Saham Unggulan

50
×

IHSG Tertekan! Asing Net Sell Massive di 3 Saham Unggulan

Sebarkan artikel ini
Investor asing mencatatkan Asing Net Sell besar-besaran di tengah volatilitas IHSG hari ini. Cek daftar saham yang diobral dan analisis dampaknya di sini. Baca sekarang!

Eksodus Modal Global: Mengapa Investor Asing Melepas Saham Blue Chip di Awal Februari?

JAKARTA – Pasar modal Indonesia menghadapi tekanan hebat pada awal perdagangan pekan ini. Investor asing secara agresif melakukan aksi Asing Net Sell pada sejumlah saham unggulan di Bursa Efek Indonesia.

Langkah ini tentu saja memicu kekhawatiran mengenai stabilitas arah IHSG dalam jangka pendek. Oleh karena itu, pelaku pasar domestik perlu mencermati pergerakan modal global ini dengan sangat hati-hati. Jadi, fenomena obral saham ini menjadi sinyal penting bagi strategi investasi Anda selanjutnya.

Sponsor
Iklan

Daftar 3 Saham Utama yang Menjadi Target Jual Asing

Sektor perbankan raksasa dan telekomunikasi memimpin daftar saham yang paling banyak dilepas oleh pemodal internasional.

Saham BBRI dan BMRI tercatat mengalami tekanan jual paling masif sepanjang sesi perdagangan hari ini. Selain itu, emiten telekomunikasi seperti TLKM juga masuk dalam radar Asing Net Sell dengan nilai transaksi yang signifikan.

Akibatnya, ketiga saham berkapitalisasi besar ini menyeret indeks masuk ke zona merah secara mendalam. Selanjutnya, pasar mulai mewaspadai kelanjutan aksi jual ini jika sentimen global belum stabil.

Analisis Teknikal dan Rekomendasi Re-Entry Bagi Investor

Pelepasan aset oleh investor luar negeri mengakibatkan IHSG sulit menembus area resistance psikologis terdekat. Namun, para analis melihat kondisi koreksi ini sebagai peluang menarik bagi investor domestik untuk melakukan akumulasi bertahap.

Selain itu, Anda harus memperhatikan level support kuat guna memitigasi risiko penurunan harga lebih jauh. Selanjutnya, pergerakan indeks akan sangat bergantung pada rilis data inflasi dan kebijakan suku bunga mendatang.

Akhirnya, strategi “Buy on Weakness” tetap menjadi opsi paling rasional di tengah tingginya Asing Net Sell.

Proyeksi Pasar: Strategi Menjaga Portofolio Tetap Aman

Menghadapi volatilitas pasar yang tinggi memerlukan disiplin manajemen risiko yang sangat ketat dari setiap pemodal.

Oleh karena itu, jangan terburu-buru melakukan aksi beli secara penuh sebelum konfirmasi pembalikan arah muncul secara jelas. Selain itu, diversifikasi aset ke sektor defensif dapat menjadi tameng efektif terhadap guncangan modal asing.

Jadi, pastikan Anda terus memperbarui informasi fundamental perusahaan setiap saat agar tetap kompetitif. Akhirnya, hasil investasi Anda akan sangat bergantung pada ketelitian dalam memantau rincian perkembangan Asing Net Sell harian.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan