Aksi KorporasiPasar

IMPC Siapkan Rp500 Miliar untuk Aksi Buyback Saham

76

Jaga Stabilitas Pasar: IMPC Umumkan Rencana Buyback Rp500 Miliar

JAKARTA – PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback.

Langkah besar ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga saham perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Manajemen telah mematok nilai maksimal buyback sebesar Rp500 miliar.

Aksi korporasi ini akan berlangsung selama tiga bulan, mulai dari awal Februari hingga awal Mei 2026. Selain itu, manajemen IMPC menegaskan bahwa pendanaan untuk agenda ini sepenuhnya berasal dari dana internal perusahaan.

Oleh karena itu, keputusan tersebut sekaligus membuktikan kondisi kesehatan keuangan dan kecukupan modal kerja perusahaan yang tetap solid.

Rincian Teknis dan Dampak Strategis Buyback IMPC

Manajemen telah merancang pelaksanaan pembelian kembali saham ini agar memberikan fleksibilitas pada struktur permodalan jangka panjang perusahaan.

  • Volume Saham: IMPC menargetkan pembelian kembali maksimal sekitar 166 juta lembar saham.
  • Persentase Modal: Jumlah tersebut setara dengan 0,3% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perusahaan.
  • Respon Harga Saham: Segera setelah pengumuman, saham IMPC melonjak 0,39% ke level Rp2.180 per saham pada penutupan perdagangan Selasa.
  • Efek Material: Namun, perusahaan memastikan bahwa aksi ini tidak akan memberikan dampak material yang mengganggu kinerja usaha maupun kondisi finansial operasional.

Komitmen Jangka Panjang Manajemen IMPC bagi Investor

Melalui langkah ini, manajemen IMPC ingin memberikan sinyal positif mengenai nilai intrinsik perusahaan kepada para pemegang saham.

Perusahaan percaya bahwa strategi ini adalah instrumen yang tepat untuk mengoptimalkan nilai per saham di masa depan. Dengan mengurangi jumlah saham yang beredar, fleksibilitas permodalan pun akan meningkat secara signifikan.

Selanjutnya, langkah buyback ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar modal yang volatil. IMPC optimis bahwa keberlanjutan ekspansi bisnis akan terus mendapat dukungan dari struktur modal yang efisien serta kepercayaan investor yang terjaga.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version