Geser Kebawah
Ekonomi MakroHeadline

Indonesia dan India Sepakati Langkah Konkret Dorong Perdagangan

104
×

Indonesia dan India Sepakati Langkah Konkret Dorong Perdagangan

Sebarkan artikel ini
indonesia dan india sepakati langkah konkret dorong perdagangan kompres
Indonesia dan India sepakat selesaikan isu teknis perdagangan untuk mendorong ekspor dan kerja sama ekonomi, dengan pertemuan lanjutan di Februari 2025.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Dalam momen strategis kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India, yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Republik ke-76 India di New Delhi, hubungan ekonomi antara Indonesia dan India kembali mendapatkan momentum penting.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menginisiasi langkah besar dengan menyepakati solusi isu-isu teknis yang selama ini menjadi kendala dalam perdagangan bilateral kedua negara.

Sponsor
Iklan

Di sela acara Meeting of India Indonesia CEOs Forum, yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Menko Airlangga Hartarto mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Industri India, Shri Piyush Goyal. Keduanya menegaskan komitmen untuk menyelesaikan masalah teknis di bidang perdagangan, industri, dan investasi.

Langkah Konkret untuk Dorong Ekspor

Dalam pertemuan tersebut, disepakati pembentukan tim teknis yang akan bertugas mengatasi isu-isu mendesak di sektor perdagangan. Tim ini dijadwalkan menggelar pertemuan lanjutan pada Februari 2025 di New Delhi, India. Airlangga menyatakan, “Langkah konkret ini diharapkan mampu mendorong ekspor Indonesia ke India sekaligus mempererat hubungan ekonomi kedua negara.”

Kesepakatan ini dinilai penting mengingat India merupakan salah satu mitra dagang strategis Indonesia, dengan potensi besar di sektor energi, teknologi, dan pangan. Menurut data terkini, nilai perdagangan bilateral kedua negara terus meningkat dari tahun ke tahun, namun masih dihadapkan pada sejumlah kendala teknis, seperti hambatan tarif dan non-tarif.

Peran Strategis Forum Ekonomi

Forum internasional seperti G20, ASEAN-India, dan Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) turut menjadi platform bagi kedua negara untuk memperkuat kolaborasi di sektor perdagangan dan investasi.

Menko Airlangga menegaskan bahwa sinergi melalui forum-forum ini harus dimanfaatkan maksimal demi meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global, khususnya di India.

Kolaborasi Pelaku Usaha

Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie, yang turut hadir dalam pertemuan ini, mengapresiasi langkah pemerintah dalam mendorong kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keterlibatan aktif dunia usaha sangat diperlukan agar kesepakatan teknis yang dirancang oleh pemerintah dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

Anindya juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan akses pasar untuk produk unggulan Indonesia, seperti minyak kelapa sawit, karet, dan tekstil. Selain itu, penguatan kerja sama di sektor energi terbarukan menjadi salah satu prioritas yang diharapkan mampu membawa manfaat jangka panjang bagi kedua negara.

Pertemuan Lanjutan di Februari 2025

Langkah berikutnya dalam kerja sama ini akan terlihat pada pertemuan bilateral lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Februari 2025 di New Delhi. Pertemuan ini diharapkan menjadi forum untuk mengevaluasi implementasi hasil-hasil diskusi teknis dan membahas peluang baru untuk mendorong perdagangan dan investasi yang lebih inklusif.

Potensi Masa Depan

Dengan terciptanya kesepakatan ini, Indonesia dan India membuka jalan menuju era baru hubungan ekonomi yang lebih kuat. Kedua negara berkomitmen untuk tidak hanya mengatasi kendala teknis yang ada, tetapi juga menciptakan peluang baru yang akan memperkuat posisi masing-masing di pasar internasional.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Tinggalkan Balasan