Geser Kebawah
Ekonomi Makro

Indonesia-Uni Eropa Resmikan EU Desk Dukung Investasi

76
×

Indonesia-Uni Eropa Resmikan EU Desk Dukung Investasi

Sebarkan artikel ini
Indonesia-Uni Eropa Resmikan EU Desk Dukung Investasi
Indonesia dan Uni Eropa bentuk EU Desk di BKPM untuk dorong hilirisasi, transisi hijau, dan percepatan IEU-CEPA.

Indonesia dan Uni Eropa Perkuat Kerja Sama Investasi

JAKARTA, BursaNusantara.com – Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa resmi membentuk EU Desk di lingkungan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Denis Chaibi.

Sponsor
Iklan

Platform Koordinasi Investasi Negara-Negara Uni Eropa

Rosan menyatakan bahwa pembentukan EU Desk menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas investasi bilateral.

“Indonesia dan Uni Eropa meresmikan pembentukan EU Desk di lingkungan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM,” ujar Rosan melalui pernyataan resminya yang dikutip dari akun media sosial, Minggu (15/6/2025).

EU Desk akan menjadi wadah koordinasi bagi negara-negara anggota Uni Eropa dalam mendukung agenda hilirisasi nasional.

Selain itu, platform ini juga dirancang untuk mempercepat transisi hijau dan mendorong pengembangan teknologi di Indonesia.

Dorong Perundingan IEU-CEPA dan Mobilisasi Modal

Keberadaan EU Desk dinilai strategis dalam mendukung penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Rosan menegaskan, kolaborasi ini membuka potensi besar terhadap akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha nasional.

“Kolaborasi ini menjadi dorongan penting untuk percepatan IEU-CEPA,” katanya.

Pihak Uni Eropa turut berkomitmen mendukung penuh pembentukan EU Desk melalui fasilitas kerja sama EU-Indonesia Cooperation Facility (EUICF).

Peran dan Fungsi Strategis EU Desk

EU Desk akan menempati kantor khusus di lingkungan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Fungsi utamanya adalah menjembatani dialog kebijakan investasi antara regulator Indonesia dan investor dari Eropa.

EU Desk juga ditugaskan mengidentifikasi proyek-proyek potensial lintas sektor yang layak dikembangkan bersama.

Selain itu, unit ini menyediakan asistensi teknis untuk pengembangan usaha serta peningkatan kapasitas pelaku industri dalam negeri.

Jembatan Hubungan Keuangan dan Sumber Daya Eropa

EU Desk berperan sebagai penghubung langsung antara institusi keuangan negara-negara anggota Uni Eropa dan pelaku bisnis Indonesia.

Fasilitasi ini mencakup investor swasta maupun lembaga pendanaan publik dalam rangka mobilisasi investasi lintas sektor.

“Keberadaan EU Desk mencerminkan semangat baru diplomasi ekonomi Indonesia yang berorientasi pada masa depan,” kata Rosan.

Ia juga menyampaikan bahwa potensi Indonesia sangat menarik bagi investor global, terutama dari kawasan Eropa.

Potensi Kemitraan Strategis Dua Kawasan

Sebelumnya, Rosan sempat menyampaikan pentingnya kemitraan dengan Uni Eropa yang memiliki basis teknologi dan keahlian tinggi.

Sementara itu, Indonesia menawarkan pasar dinamis dan sumber daya alam yang melimpah bagi kerja sama jangka panjang.

Dengan sinergi tersebut, kedua pihak memiliki peluang besar membangun kemitraan yang saling menguntungkan.

Pemerintah berharap keberadaan EU Desk menjadi katalisator dalam peningkatan kualitas investasi masuk ke Indonesia.

Tinggalkan Balasan