JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Indosat Tbk (ISAT) alias Indosat Ooredoo Hutchinson (IOH) menyiapkan sejumlah strategi untuk memaksimalkan kinerja pada tahun 2025.
Fokus utama perusahaan adalah pada strategi Go-to-Market yang bertujuan memperluas jangkauan jaringan, meningkatkan kualitas layanan, dan meluncurkan produk inovatif guna memenuhi kebutuhan masyarakat digital Indonesia.
Menurut SVP Head of Corporate Communications, Steve Saerang, langkah-langkah strategis ini akan mendukung pertumbuhan perusahaan di tengah persaingan industri telekomunikasi global yang semakin ketat.
Fokus Strategis dan Investasi Infrastruktur
Rencana Peningkatan Jaringan dan Layanan
Indosat berkomitmen untuk terus mengembangkan jaringan dan meningkatkan layanan digital. Strategi Go-to-Market yang diusung mencakup perluasan cakupan jaringan ke daerah-daerah yang selama ini kurang terlayani serta peningkatan kualitas layanan bagi pelanggan yang sudah ada.
Upaya ini diharapkan akan memberikan pengalaman digital kelas dunia kepada seluruh pelanggan, sehingga meningkatkan kepuasan dan loyalitas.
“Kami ingin memberikan pengalaman mengesankan dengan layanan yang cepat dan stabil, mendukung transformasi digital di seluruh Indonesia,” ungkap Steve Saerang kepada Kontan.co.id, Kamis (20/2/2025).
Alokasi Capex dan Proyeksi Pertumbuhan
Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Indosat mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar sekitar Rp13 triliun.
Dana ini akan difokuskan pada investasi infrastruktur, pengembangan jaringan, dan ekspansi produk serta layanan. Investasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan, mendongkrak kapasitas operasional, dan membuka peluang pertumbuhan di pasar digital yang semakin berkembang.
Langkah investasi ini merupakan bagian integral dari misi perusahaan untuk menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia melalui inovasi teknologi.











