Geser Kebawah
AgrobisnisBisnis

Industri Hilir Sawit Sumbang Rp 750 Triliun, Perlu Kepastian Regulasi

120
×

Industri Hilir Sawit Sumbang Rp 750 Triliun, Perlu Kepastian Regulasi

Sebarkan artikel ini
Industri Hilir Sawit Sumbang Rp 750 Triliun Perlu Kepastian Regulasi
Industri hilir sawit berkontribusi Rp 750 triliun bagi ekonomi nasional. Forwatan dan asosiasi sawit gelar bakti sosial, dorong kepastian regulasi.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Industri hilir kelapa sawit terus berperan penting dalam perekonomian nasional. Pada tahun 2023, nilai ekonominya mencapai Rp 750 triliun atau setara dengan 3,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Selain itu, sektor ini juga menyumbang devisa ekspor sebesar US$ 28,45 miliar atau sekitar Rp 455 triliun, dengan 93,5% dari total ekspor berasal dari produk turunan sawit.

Ekonomi Hilir Sawit dan Kontribusi Ekspor

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, industri hilir sawit memiliki peran strategis dalam mendukung ekspor nasional. Produk turunan sawit telah mencapai 193 jenis, mulai dari minyak goreng, biofuel, hingga oleochemical yang digunakan dalam berbagai sektor industri.

Sponsor
Iklan

Dari total ekspor sawit, 93,5% merupakan produk turunan yang memberikan nilai tambah tinggi. Hal ini menunjukkan keberhasilan program hilirisasi yang dijalankan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

Bakti Sosial Forwatan dan Asosiasi Hilir Sawit

Sebagai upaya mengenalkan manfaat industri sawit kepada masyarakat, Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) bersama tiga asosiasi hilir sawit—Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN), dan Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI)—kembali menggelar kegiatan bakti sosial.

Selama empat tahun berturut-turut, program ini menyalurkan bantuan berupa sembako, termasuk minyak goreng dan makanan berbahan dasar sawit, kepada yayasan yatim piatu dan pesantren.

Pada tahun ini, bantuan diberikan ke tiga lembaga sosial di Jakarta, Bogor, dan Depok, dengan simbolisasi penyerahan di Panti Asuhan Riyadhush Sholihin Kebayunan, Depok, Jawa Barat, pada Jumat (21 Maret 2025). Selain itu, bantuan juga disalurkan ke Pesantren Yatim dan Dhuafa Assa’adah (Jakarta Selatan) dan Dompet Yatim & Dhuafa (Depok).

Dukungan Regulasi untuk Industri Hilir Sawit

Direktur Eksekutif GIMNI, Sahat Sinaga, mengapresiasi kegiatan bakti sosial ini sebagai bentuk kontribusi industri hilir sawit bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kepastian regulasi agar sektor ini semakin berkembang dan berdaya saing secara global.

“Kami mendukung program hilirisasi Presiden Prabowo sesuai Asta Cita. Harapan kami, pemerintah dapat memberikan kepastian regulasi agar industri hilir semakin berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi Indonesia,” ujar Sahat dalam keterangannya, Selasa (25/3).

Peran Strategis Sawit dalam Ekonomi Nasional

Ketua Forwatan, Yuwono Ibnu Nugroho, menegaskan bahwa industri sawit memiliki peran krusial dalam ekonomi nasional. Indonesia sebagai produsen sawit terbesar di dunia telah menghasilkan 158 jenis produk turunan yang mendukung berbagai kebutuhan masyarakat serta ekspor.

Ia menambahkan bahwa produk hilir sawit memberikan dampak ekonomi yang besar bagi negara. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami manfaatnya dan tidak terpengaruh oleh informasi negatif yang beredar.

Dengan kontribusi yang terus meningkat, industri hilir sawit membutuhkan kebijakan yang stabil dan dukungan pemerintah agar mampu bersaing di pasar global serta tetap menjadi pilar utama dalam perekonomian Indonesia.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru