Geser Kebawah
BisnisInfrastruktur

Investasi Digital Danantara & IBM: RI Incar Pemain Utama AI

84
×

Investasi Digital Danantara & IBM: RI Incar Pemain Utama AI

Sebarkan artikel ini
Investasi Digital Danantara & IBM RI Incar Pemain Utama AI
Investasi Digital Danantara bersama IBM fokus pada AI dan infrastruktur. Langkah strategis Rosan Roeslani untuk bawa RI jadi pemain ekonomi dunia. Cek di sini!

Transformasi Infrastruktur AI untuk Kemandirian Ekonomi Nasional

JAKARTA, BursaNusantara.com – Mengandalkan pasar konsumsi tanpa penguasaan teknologi infrastruktur digital merupakan risiko besar yang dapat membelenggu kedaulatan ekonomi sebuah negara di era kecerdasan buatan.

Ketergantungan pada platform global tanpa partisipasi aktif dalam pengembangan ekosistem hanya akan menempatkan Indonesia sebagai penonton di tengah ledakan nilai ekonomi digital dunia.

Danantara Indonesia merespons tantangan tersebut dengan menggelar pertemuan strategis bersama General Manager Asia Pacific IBM, Hans Dekkers, guna memperkuat fondasi teknologi dalam negeri.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu (18/3/2026), Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa diskusi ini berfokus pada dua pilar utama.

Pengembangan infrastruktur digital dan optimalisasi pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi agenda sentral dalam memperkuat daya saing investasi di tanah air.

Mengapa Kolaborasi Danantara dan IBM Menjadi Krusial Saat Ini?

Peluang investasi berkualitas yang tercipta dari kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan efek pengganda bagi penyerapan tenaga kerja di sektor digital.

Berdasarkan keterangan Rosan Roeslani, kerja sama ini bukan sekadar transfer teknologi, melainkan langkah nyata untuk menciptakan lapangan kerja baru yang membutuhkan keahlian tinggi.

Kehadiran mitra global sekelas IBM dipandang sebagai katalisator untuk mempercepat kesiapan infrastruktur digital yang selama ini masih memerlukan penguatan masif di berbagai sektor.

Integrasi AI ke dalam sistem tata kelola investasi dan industri nasional diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta akurasi pengambilan keputusan berbasis data.

Sinergi ini sekaligus menjadi sinyal bagi pasar global bahwa Indonesia mulai serius membangun fondasi teknologi yang mampu menopang ambisi ekonomi jangka panjang.

Mengubah Paradigma: Indonesia Bukan Sekadar Pasar Digital

Visi besar yang diusung oleh Danantara adalah memastikan Indonesia bertransformasi dari sekadar target pasar menjadi pemain utama dalam ekonomi digital global.

Menurut Rosan Roeslani, kolaborasi dengan raksasa teknologi dunia merupakan upaya untuk mendorong posisi Indonesia naik dalam rantai nilai industri digital.

Langkah ini mencerminkan ambisi pemerintah untuk tidak hanya menjadi pengguna produk AI luar negeri, tetapi juga pengembang ekosistem yang mandiri.

Pemanfaatan AI yang tepat sasaran diyakini akan memperkuat daya saing industri lokal dalam berkompetisi di kancah internasional secara berkelanjutan.

Investasi pada infrastruktur digital ini menjadi prasyarat mutlak bagi Danantara untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berorientasi masa depan.

Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Memuat Grafik...

Tinggalkan Balasan