JAKARTA, BursaNusantara.com – Kondisi pasar kripto yang dinamis menuntut investor memiliki fondasi keuangan yang kuat.
COO Upbit Indonesia, Resna Raniadi, menegaskan pentingnya kesiapan finansial agar tetap stabil di tengah gejolak harga.
Volatilitas Tinggi, Risiko Tak Terelakkan
Fluktuasi kripto terus meningkat, dipicu oleh banyak faktor global.
Mulai dari ketegangan geopolitik, perubahan suku bunga dunia, hingga pergerakan harga Bitcoin dan Ethereum.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa potensi keuntungan besar juga disertai risiko tinggi.
Dana Darurat Jadi Pondasi Utama
Menurut Resna, investor perlu memiliki dana darurat sebelum menambah investasi di aset digital.
Dana darurat ini berfungsi sebagai tameng finansial saat pasar tidak bersahabat.
Tanpa dana cadangan, investor rentan mengalami tekanan saat harga jatuh tajam.
Tips Keuangan Aman dari Upbit Indonesia
Upbit membagikan lima tips dasar untuk menghadapi risiko pasar kripto:
- Siapkan dana darurat setara 3–6 bulan pengeluaran rutin.
- Gunakan dana dingin, bukan uang untuk kebutuhan utama.
- Lakukan diversifikasi portofolio, jangan hanya fokus pada satu jenis kripto.
- Terus belajar tentang blockchain dan analisis pasar.
- Amankan aset dengan autentikasi dua faktor dan dompet digital terpercaya.
Pentingnya Edukasi dan Perlindungan Aset
Resna menekankan bahwa pemahaman teknologi dan keamanan menjadi kunci dalam menghadapi perkembangan industri kripto.
Investor yang melek informasi dan sigap menjaga asetnya akan lebih siap menghadapi dinamika pasar.
“Pasar kripto akan terus tumbuh dan berubah. Dengan pendekatan bijak dan finansial yang matang, investor bisa menikmati potensi secara berkelanjutan,” ujar Resna.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












