JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Jantra Grupo Indonesia, perusahaan terkemuka yang bergerak di bidang usaha perawatan dan perdagangan suku cadang serta aksesori kaki-kaki kendaraan, akan melenggang ke bursa saham melalui penawaran umum saham perdana (IPO).
Langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi usaha yang lebih besar, serta upaya perusahaan untuk meningkatkan akses pendanaan dan memperkuat posisi di pasar otomotif nasional.
Detail Penawaran Umum Saham Perdana
Harga dan Jumlah Saham yang Ditawarkan
Berdasarkan prospektus penawaran umum, PT Jantra Grupo Indonesia membuka harga penawaran awal atau bookbuilding di kisaran Rp100 hingga Rp120 per saham.
Perusahaan ini menawarkan sebanyak-banyaknya 450.000.000 saham, yang akan mencakup 21,68% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan penawaran ini, perusahaan berpotensi meraup dana segar sebesar Rp54 miliar.
RHB Sekuritas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana efek dalam IPO ini. Proses bookbuilding diharapkan memberikan gambaran yang jelas mengenai minat pasar dan menetapkan harga akhir yang optimal guna mendukung likuiditas serta pertumbuhan perusahaan di masa depan.
Jadwal IPO dan Proses Pencatatan
Proses penawaran umum saham perdana PT Jantra Grupo Indonesia dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 24 hingga 26 Februari 2025.
Tanggal efektif pelaksanaan IPO ditetapkan pada 28 Februari 2025. Masa penawaran umum berlangsung dari 4 hingga 6 Maret 2025, dengan penjatahan saham dilakukan pada tanggal 6 Maret 2025.
Distribusi saham secara elektronik akan dilaksanakan pada 7 Maret 2025, dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan pada 10 Maret 2025.
Rincian Penggunaan Dana Hasil IPO
Investasi untuk Pengembangan Infrastruktur
Sebagian besar dana yang diperoleh dari IPO, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan untuk belanja modal. Sekitar 76,56% dari dana IPO akan digunakan untuk investasi infrastruktur.
Rinciannya, sekitar 44,91% atau sekitar Rp20 miliar dialokasikan untuk pembelian lahan seluas 1.940 meter persegi di Bona Indah, Jakarta Selatan.
Selain itu, sekitar 31,65% dana akan digunakan untuk membuka lima cabang bengkel baru yang berlokasi di Bandung, Bekasi, Surabaya, dan Semarang. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jaringan distribusi dan pelayanan perusahaan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung pertumbuhan pasar otomotif domestik.
Pendanaan Operasional dan Pinjaman Anak Usaha
Sebagian kecil dari dana IPO, sekitar 7,01%, akan dialokasikan untuk mendukung kegiatan operasional, termasuk pembelian persediaan suku cadang, sewa kendaraan operasional, dan pengembangan aplikasi yang mendukung bisnis.
Sisanya dari dana yang terkumpul akan digunakan untuk keperluan pemberian pinjaman kepada anak usaha, sehingga mendukung ekspansi bisnis secara terintegrasi.
Implikasi Strategis IPO bagi Perusahaan
Meningkatkan Akses Pendanaan dan Likuiditas
Melalui IPO, PT Jantra Grupo Indonesia diharapkan dapat meningkatkan akses pendanaan yang lebih luas, yang sangat penting dalam mendukung ekspansi dan inovasi usaha.
Dana segar sebesar Rp54 miliar akan memberikan modal kerja tambahan yang memungkinkan perusahaan untuk memperluas jaringan distribusi, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperkuat daya saing di pasar otomotif.
Selain itu, pencatatan saham di BEI akan meningkatkan profil perusahaan di mata investor domestik dan internasional, sehingga membuka peluang investasi lebih lanjut.
Memperkuat Posisi Pasar dan Reputasi Perusahaan
Keputusan untuk melenggang ke bursa saham juga merupakan sinyal komitmen perusahaan untuk meningkatkan tata kelola dan transparansi keuangan.
Dengan go public, PT Jantra Grupo Indonesia akan mendapatkan pengawasan yang lebih ketat dari regulator, sehingga meningkatkan kepercayaan investor dan publik terhadap kinerja perusahaan.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat reputasi perusahaan sebagai pemain utama di sektor perawatan dan perdagangan suku cadang serta aksesori kendaraan, serta membuka peluang untuk kerjasama strategis dengan mitra bisnis baru.
Tantangan dan Langkah Pengelolaan Risiko
Meski prospek IPO sangat menjanjikan, perusahaan harus menghadapi sejumlah tantangan, seperti fluktuasi pasar dan penetapan harga saham yang tepat.
Proses bookbuilding menjadi kunci dalam menentukan harga akhir saham agar sesuai dengan ekspektasi pasar dan nilai perusahaan.
Selain itu, perusahaan juga harus mempersiapkan infrastruktur IT dan sistem pengawasan internal yang kuat untuk mendukung transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi pasar modal.
Rencana IPO PT Jantra Grupo Indonesia merupakan langkah strategis yang diambil untuk meningkatkan akses pendanaan dan memperkuat posisi perusahaan di pasar otomotif nasional.
Dengan penawaran saham perdana di kisaran Rp100 hingga Rp120 per saham, serta potensi dana segar sebesar Rp54 miliar, perusahaan siap mengakselerasi ekspansi dan inovasi di bidang perawatan dan perdagangan suku cadang serta aksesori kendaraan.
Melalui kerja sama dengan RHB Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek, proses IPO diharapkan berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi pertumbuhan perusahaan.
Langkah ini juga akan meningkatkan transparansi dan reputasi PT Jantra Grupo Indonesia di mata investor, serta membuka peluang kerjasama strategis di masa depan.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












