JAYA Luncurkan Anak Usaha JBN, Perkuat Bisnis Angkutan Barang
JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Armada Berjaya Trans Tbk. (JAYA) resmi mendirikan anak perusahaan baru bernama PT Jaya Bae Nusantara (JBN) pada 30 Januari 2025.
Langkah ini bertujuan untuk memperkuat lini bisnis angkutan bermotor barang umum dan meningkatkan daya saing perusahaan di sektor logistik.
Komisaris Utama JAYA, Jap Astrid, dalam keterangan tertulis pada Kamis (6/2), menyampaikan bahwa pendirian JBN telah dinyatakan dalam Akta Pendirian No. 113 tanggal 17 Januari 2025.
Akta ini dibuat di hadapan Notaris Christina Dwi Utama, S.H., M.Hum., M.Kn., yang berkedudukan di Jakarta Barat.
Komposisi Pemegang Saham JBN
Dalam struktur kepemilikan saham PT Jaya Bae Nusantara, JAYA memegang 99,9996% saham, sementara sisanya sebesar 0,0004% dimiliki oleh Baja Erikson Naibaho.
Struktur ini mencerminkan dominasi JAYA dalam pengelolaan dan operasional JBN guna mendukung ekspansi bisnis di sektor logistik.
Dampak Positif bagi Kinerja JAYA
Menurut Jap Astrid, pendirian JBN akan memberikan berbagai manfaat bagi JAYA, termasuk peningkatan efisiensi operasional, diversifikasi lini usaha, serta peningkatan kontribusi terhadap industri transportasi dan logistik nasional.
Ia menegaskan bahwa pendirian JBN tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha JAYA secara keseluruhan.
“JBN ini nantinya akan bergerak di bidang angkutan bermotor untuk barang umum dan diharapkan memberikan nilai tambah serta berkontribusi positif terhadap kinerja usaha JAYA,” ujar Jap Astrid.
Strategi Ekspansi JAYA di Industri Logistik
Pendirian JBN merupakan bagian dari strategi ekspansi JAYA dalam menghadapi persaingan ketat di industri logistik nasional.
Dengan meningkatnya kebutuhan transportasi barang akibat pertumbuhan e-commerce dan industri manufaktur, JAYA berupaya memperkuat daya saingnya dengan menghadirkan solusi logistik yang lebih efisien dan inovatif.
Keberadaan JBN juga sejalan dengan visi JAYA untuk menjadi pemain utama dalam bisnis angkutan barang di Indonesia. Dengan jaringan dan pengalaman yang dimiliki, JAYA optimis dapat terus berkembang dan memberikan layanan logistik terbaik bagi pelanggannya.
Prospek Bisnis Logistik ke Depan
Industri logistik di Indonesia terus berkembang pesat, didorong oleh peningkatan konsumsi domestik dan digitalisasi bisnis. Dengan hadirnya JBN, JAYA berpeluang memperluas cakupan layanan, meningkatkan efisiensi pengiriman, serta memperkuat posisinya di pasar logistik nasional.
Para investor dan pemangku kepentingan diharapkan dapat mencermati perkembangan ini sebagai langkah strategis JAYA dalam mempertahankan pertumbuhan bisnisnya. Ke depan, JAYA dan JBN berpotensi menjadi pemain kunci dalam sektor logistik yang semakin kompetitif di Indonesia.











