Geser Kebawah
Internasional

Jet Tempur F/A-18D Hornet Malaysia Alami Insiden di Kuantan

375
×

Jet Tempur F/A-18D Hornet Malaysia Alami Insiden di Kuantan

Sebarkan artikel ini
Jet Tempur FA-18D Hornet Malaysia Alami Insiden di Kuantan
Pilot dan kopilot Angkatan Udara Malaysia selamat setelah jet tempur F/A-18D Hornet mengalami insiden terbakar saat lepas landas di Kuantan, Kamis malam.

Pilot dan Kopilot Selamat dari Kecelakaan Pesawat Tempur

JAKARTA, BursaNusantara.com – Kepala Polisi Pahang, Datuk Seri Yahaya Othman, memastikan pilot dan kopilot Angkatan Udara Malaysia berhasil selamat dari insiden kecelakaan jet tempur F/A-18D Hornet di Pangkalan Udara Kuantan pada Kamis (21/8/2025) malam.

Keduanya langsung dibawa ke Rumah Sakit Tengku Ampuan Afzan untuk menjalani pemeriksaan medis menyeluruh pascakejadian.

Sponsor
Iklan

Insiden Saat Lepas Landas

Berdasarkan rekaman video yang tersebar di media sosial, terlihat mesin jet tempur nahas itu terbakar ketika lepas landas dari landasan pacu Bandara Sultan Haji Ahmad Shah.

Kebakaran mesin tersebut memicu kepanikan di area pangkalan, namun tim darurat bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap pilot dan kopilot.

Insiden terjadi sekitar pukul 21.05 waktu setempat, sesuai keterangan resmi Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM).

Respons Cepat Angkatan Udara Malaysia

TUDM menegaskan telah mengambil langkah segera untuk penanganan insiden dan melakukan investigasi mendalam mengenai penyebab kecelakaan.

Pihak militer juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi spekulatif yang belum terverifikasi.

Langkah investigasi akan mencakup pemeriksaan teknis pesawat, kondisi landasan, serta prosedur lepas landas yang dijalankan awak pesawat.

Pesan Kewaspadaan Publik

Angkatan Udara Malaysia menyampaikan rasa syukur atas keselamatan kedua awak, serta menegaskan komitmennya menjaga standar operasional tertinggi dalam setiap penerbangan militer.

Kecelakaan ini menjadi sorotan publik karena melibatkan salah satu jet tempur utama TUDM, F/A-18D Hornet, yang berperan strategis dalam operasi pertahanan udara Malaysia.

Insiden ini akan menjadi bahan evaluasi penting terkait kesiapan armada tempur serta perawatan teknis pesawat generasi lama yang masih aktif digunakan.