Geser Kebawah
Internasional

Jet Tempur FA-50PH Filipina Hilang Saat Operasi Malam Hari

123
×

Jet Tempur FA-50PH Filipina Hilang Saat Operasi Malam Hari

Sebarkan artikel ini
Jet Tempur FA-50PH Filipina Hilang Saat Operasi Malam Hari
Sebuah jet tempur FA-50PH milik Filipina hilang saat operasi malam. PAF melakukan pencarian intensif untuk menemukan pesawat dan awaknya.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Sebuah jet tempur FA-50PH milik Angkatan Udara Filipina (PAF) dilaporkan hilang saat menjalankan operasi taktis pada Selasa (4/3/2025) dini hari. Insiden ini memicu operasi pencarian besar-besaran untuk menemukan pesawat dan dua pilot yang berada di dalamnya.

Kronologi Kehilangan Jet Tempur

Juru bicara PAF, Kolonel Consuelo Castillo, dalam konferensi pers di Quezon City mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut hilang kontak di tengah misi operasional.

Sponsor
Iklan

“Lewat tengah malam pada 4 Maret 2025, sebuah jet tempur FA-50PH hilang dalam operasi taktis di malam hari,” ungkap Castillo.

Jet tersebut sempat berkomunikasi dengan pesawat lain dalam misi yang sama sebelum akhirnya menghilang dari radar.

Upaya Pencarian dan Penyelamatan

1. Mobilisasi Sumber Daya Militer

Sejak insiden terjadi, PAF langsung mengerahkan operasi pencarian dengan memanfaatkan berbagai sumber daya.

“Fokus utama kami adalah keselamatan para awak pesawat. Kami berharap dapat segera menemukan mereka beserta pesawatnya,” tutur Castillo.

2. Penggunaan Teknologi Pencarian

Pesawat FA-50PH yang hilang dilengkapi dengan suar pelacak dan kotak hitam yang dapat membantu tim pencari dalam menentukan lokasi terakhir pesawat serta penyebab insiden ini.

Meskipun demikian, Castillo tidak memberikan rincian apakah suar pelacak telah mengirimkan sinyal atau tidak.

Spesifikasi dan Sejarah FA-50PH di Filipina

1. Spesifikasi Pesawat

FA-50PH merupakan pesawat tempur buatan Korea Aerospace Industries (KAI) asal Korea Selatan. Pesawat ini memiliki kecepatan hingga Mach 1,5 (sekitar 1.837 km/jam) dan dilengkapi dengan rudal udara AIM-9 “Sidewinder”.

2. Akuisisi dan Operasional di Filipina

Filipina membeli 12 unit FA-50PH dari Korea Selatan dengan nilai total 18,9 miliar peso (Rp5,38 triliun). Pesawat-pesawat ini mulai diterima oleh Angkatan Udara Filipina antara tahun 2015 hingga 2017.

Jet tempur ini menjadi tulang punggung operasional PAF, termasuk dalam misi pengamanan wilayah udara dan latihan tempur.

Potensi Penyebab Insiden

Saat ini, penyebab hilangnya pesawat masih belum dapat dipastikan. Namun, beberapa faktor yang mungkin berkontribusi meliputi:

1. Kondisi Cuaca

Operasi malam hari sering kali menghadapi tantangan visibilitas rendah, yang bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

2. Gangguan Teknis

Meskipun FA-50PH dikenal sebagai pesawat tempur modern, kemungkinan adanya gangguan teknis tetap menjadi perhatian dalam investigasi.

3. Faktor Kesalahan Manusia

Analisis data penerbangan dari kotak hitam akan membantu menentukan apakah ada faktor human error dalam insiden ini.

Tantangan Bagi Angkatan Udara Filipina

Hilangnya FA-50PH menjadi peristiwa pertama yang menimpa jet tempur ini sejak digunakan oleh Filipina. Insiden ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran atas keselamatan penerbangan militer, tetapi juga menguji kapasitas PAF dalam merespons keadaan darurat.

Pihak militer Filipina terus berupaya mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai insiden ini dan akan memberikan pembaruan seiring perkembangan investigasi. Publik dan keluarga awak pesawat pun menanti kabar terbaru dengan penuh harapan.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru