Divestasi Bertahap, AIMS Indo Investama Kurangi Kepemilikan Saham
JAKARTA, BursaNusantara.com – PT AIMS Indo Investama resmi menurunkan kepemilikannya di emiten teknologi PT Artha Mahiya Investama Tbk. (AIMS), setelah melepas sebagian besar sahamnya dalam dua tahap transaksi selama Maret dan Mei 2025.
Langkah ini memperlihatkan strategi divestasi bertahap dengan implikasi langsung terhadap struktur pengendalian perusahaan.
Perusahaan induk yang sebelumnya menguasai mayoritas saham AIMS itu kini hanya menggenggam 40,35 persen saham, setelah sebelumnya memegang 61,07 persen.
Dua Gelombang Penjualan Saham AIMS
Penurunan kepemilikan ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur PT AIMS Indo Investama, Dedy Liap, melalui keterbukaan informasi pada Senin (26/5/2025).
Ia menjelaskan bahwa pada tanggal tersebut, perseroan menjual 45.578.599 lembar saham AIMS dengan harga Rp292 per saham.
Total nilai transaksi mencapai sekitar Rp13,3 miliar, yang merupakan bagian dari langkah divestasi untuk merestrukturisasi kepemilikan tidak langsung di AIMS.
Sebelumnya, pada 14 Maret 2025, perusahaan juga telah melakukan penjualan awal sebanyak 11.440.000 lembar saham pada harga Rp266 per saham.
“Tujuan dari transaksi adalah untuk divestasi dengan kepemilikan saham tidak langsung,” ujar Dedy Liap dalam keterangannya.
Penurunan Kepemilikan yang Signifikan
Jika dikalkulasi, total saham yang telah dilepas oleh PT AIMS Indo Investama sepanjang periode tersebut mencapai 57,02 juta lembar saham.
Dengan transaksi ini, kepemilikan mereka menyusut dari semula 134,35 juta lembar saham (61,07%) menjadi 88,77 juta lembar saham (40,35%).
Langkah divestasi ini menandai pergeseran struktur kepemilikan AIMS, yang berpotensi membuka ruang akuisisi oleh investor strategis baru atau memperbesar porsi investor publik dalam waktu mendatang.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.







