Geser Kebawah
Headline

Kinerja BRI 2025: Transaksi Digital Tembus Ribuan Triliun

80
×

Kinerja BRI 2025: Transaksi Digital Tembus Ribuan Triliun

Sebarkan artikel ini
Kinerja BRI 2025 Transaksi Digital Tembus Ribuan Triliun
Kinerja BRI 2025 mencatat transaksi digital impresif. BRImo tembus Rp7.076,9 T dan rasio CASA capai 70,6%. Simak strategi BRIVolution Reignite di sini!

Transformasi BRIVolution Reignite Perkuat Struktur Dana Murah

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan pencapaian impresif pada lini transaction banking hingga Desember 2025.

Pencapaian Kinerja BRI 2025 ini ditopang oleh pertumbuhan transaksi digital pada segmen ritel, nasabah bisnis, hingga ekosistem pembayaran secara menyeluruh.

Berdasarkan paparan Direktur Utama BRI Hery Gunardi, penguatan ini mempertegas kapabilitas perseroan dalam mengelola aktivitas transaksi lintas segmen.

Transformasi melalui strategi BRIVolution Reignite bertujuan memperkuat struktur pendanaan perusahaan agar semakin efisien, stabil, dan berbasis dana murah.

Perseroan mempercepat pertumbuhan CASA melalui optimalisasi kanal digital seperti BRImo, BRILink, dan QRIS serta peningkatan penetrasi klaster bisnis.

Penguatan pada segmen ritel difokuskan pada pengembangan SuperApp BRImo dan perluasan ekosistem pembayaran digital.

Lonjakan Transaksi Digital Ritel dan Ekosistem Merchant

Peningkatan aktivitas transaksi ritel tercermin pada pertumbuhan pengguna dan nilai transaksi melalui platform BRImo.

Hingga Desember 2025, pengguna BRImo tercatat mencapai 45,9 juta atau tumbuh sebesar 18,9 persen secara tahunan.

Nilai transaksi melalui aplikasi tersebut menembus angka Rp7.076,9 triliun atau meningkat 26,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ekspansi akseptasi pembayaran di merchant juga memberikan dampak signifikan terhadap volume penjualan yang naik 48,1 persen menjadi Rp223,2 triliun.

Kinerja QRIS BRI menunjukkan tren serupa dengan kenaikan volume penjualan sebesar 100 persen menjadi Rp85,6 triliun.

Jumlah transaksi QRIS tumbuh pesat hingga 127,5 persen dengan total lebih dari 782,8 miliar transaksi sepanjang tahun tersebut.

Penguatan Segmen Bisnis Qlola dan Efisiensi Biaya Dana

BRI terus memperkuat layanan transaction banking untuk kebutuhan nasabah menengah, komersial, dan korporasi melalui platform Qlola.

Per Desember 2025, pengguna aktif Qlola mencapai 113 ribu atau tumbuh 48,1 persen dengan volume penjualan meningkat 36,2 persen menjadi Rp13.456 triliun.

Peningkatan transaksi di kanal digital terbukti memperkuat basis dana giro dan tabungan sehingga porsi CASA tetap terjaga tinggi.

Dana Pihak Ketiga tumbuh 7,4 persen secara tahunan menjadi Rp1.467 triliun dengan rasio CASA mencapai level 70,6 persen.

Kualitas pendanaan yang membaik tercermin dari biaya dana (cost of fund) DPK yang turun menjadi 2,9 persen dari posisi 3,1 persen pada akhir 2024.

Capaian Kinerja BRI 2025 ini menegaskan keberhasilan transformasi dalam memperluas ekosistem pembayaran digital yang inklusif bagi masyarakat.

Perseroan berkomitmen untuk terus mengembangkan platform digital guna mendukung pertumbuhan dana murah secara berkelanjutan di masa depan.

Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Memuat Grafik...

Tinggalkan Balasan