Geser Kebawah
BisnisPerdagangan & Industri

Kinerja Saham TCID: Balik Laba Rp15,3 M Usai Rugi Besar

100
×

Kinerja Saham TCID: Balik Laba Rp15,3 M Usai Rugi Besar

Sebarkan artikel ini
Kinerja Saham TCID Balik Laba Rp15,3 M Usai Rugi Besar
Mandom (TCID) balik laba Rp15,3 miliar di 2025 usai rugi besar. Penjualan domestik melesat 31%. Intip rahasia efisiensi dan prospek 2026 di sini!

Pemulihan Agresif di Tengah Lonjakan Konsumsi Domestik

JAKARTA, BursaNusantara.com – Pembalikan kinerja keuangan yang tajam seringkali menjadi sinyal awal bagi pelaku pasar untuk menilai kembali valuasi fundamental sebuah emiten manufaktur di tengah pulihnya daya beli.

Ketangguhan model bisnis perusahaan konsumer kini diuji oleh kemampuannya melakukan efisiensi operasional tanpa mengorbankan pangsa pasar di segmen gaya hidup yang kompetitif.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) secara mengejutkan berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp15,3 miliar sepanjang tahun buku 2025.

Pencapaian ini menandai momentum turnaround yang signifikan setelah pada periode tahun sebelumnya perseroan harus menelan rugi bersih hingga Rp125 miliar.

Perbaikan laba yang drastis ini ditopang oleh pertumbuhan penjualan yang kuat serta keberhasilan manajemen dalam mengendalikan struktur biaya internal.

Mengapa Penjualan Domestik Melesat 31% Saat Ekspor Terkontraksi?

Menurut data internal perusahaan, total penjualan Mandom tumbuh 15,4 persen secara tahunan menjadi Rp2,15 triliun pada akhir tahun 2025.

Pertumbuhan dua digit tersebut didorong penuh oleh performa pasar domestik yang melesat 31 persen dengan nilai mencapai Rp1,44 triliun.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kinerja ekspor yang justru mengalami kontraksi sebesar 6,4 persen menjadi Rp711,3 miliar di periode yang sama.

Dari sisi kategori produk, segmen perawatan kulit dan makeup mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 29,3 persen atau senilai Rp781 miliar.

Meskipun demikian, produk perawatan rambut tetap menjadi tulang punggung utama penjualan dengan kontribusi mencapai Rp830 miliar atau tumbuh 6,2 persen.

Rahasia Efisiensi: Rasio Beban Pokok Turun ke 74,3 Persen

Keberhasilan Mandom dalam membalikkan keadaan tidak lepas dari keberhasilan menekan rasio beban pokok penjualan terhadap total pendapatan secara signifikan.

Seperti diungkapkan dalam laporan perseroan, rasio beban pokok yang semula berada di angka 87 persen pada 2024, berhasil ditekan menjadi 74,3 persen pada 2025.

Alhasil, laba kotor perusahaan melonjak drastis dari Rp242 miliar menjadi Rp552 miliar, memberikan ruang napas yang luas bagi profitabilitas bersih.

Dominasi merek GATSBY sebagai pemimpin pasar di kategori perawatan rambut, khususnya melalui lini Fiber dan Powder Clay, menjadi kunci stabilitas pendapatan.

Optimalisasi portofolio produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen terbukti mampu menjaga loyalitas pelanggan di berbagai segmen pasar.

Akankah Dominasi Populasi Muda Mengamankan Laba 2026?

Memasuki tahun 2026, perseroan menyatakan optimisme tinggi terhadap prospek usaha yang didukung oleh proyeksi konsumsi masyarakat yang lebih resilien.

Industri kosmetik dan perawatan diri diperkirakan akan melanjutkan momentum pertumbuhan berkat dominasi populasi muda dan tren produk yang lebih personal.

Mandom berencana memperkuat pengelolaan distribusi domestik secara selektif serta meningkatkan pemanfaatan teknologi untuk mendorong produktivitas.

Fokus strategis akan diarahkan pada inovasi produk yang terdigitalisasi guna meningkatkan engagement dengan konsumen generasi baru.

Penguatan daya saing jangka panjang ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan yang sehat bagi kinerja saham TCID di masa mendatang.

Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Memuat Grafik...

Tinggalkan Balasan