BisnisE-CommerceHeadline

Kolaborasi Carsome dan Google Cloud Genjot Inovasi

443
Kolaborasi Carsome dan Google Cloud Genjot Inovasi
Carsome, Google Cloud, dan Searce jalin kerja sama untuk ekspansi digital dengan fokus AI, keamanan data, dan efisiensi operasional.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Carsome Group Inc menjalin kerja sama strategis jangka panjang bersama Google Cloud dan Searce guna memperkuat ekspansi dan pertumbuhan bisnis mereka di kawasan Asia Tenggara.

Kolaborasi ini difokuskan pada pemanfaatan layanan unggulan Google Cloud di bidang infrastruktur modern, keamanan siber, analisis data, serta kecerdasan buatan generatif (gen AI).

Transformasi Digital Carsome

Langkah ini diyakini akan semakin meningkatkan pengalaman jual beli dan kepemilikan mobil, baik untuk konsumen maupun dealer mobil bekas.

Carsome pun memperkokoh posisinya sebagai platform e-commerce mobil terintegrasi terdepan di Asia Tenggara.

Baca Juga: Google Didenda Rp 202,5 Miliar: Konsumen atau Developer yang Untung?

Group Chief Technology Officer Carsome Group, Kjetil Rohde Jakobsen, mengungkapkan bahwa sejak 2015 perusahaannya telah mendigitalisasi industri mobil bekas dengan teknologi canggih.

Seiring pertumbuhan pesat, Carsome melihat kebutuhan memperkuat fondasi digital agar mendukung operasional yang makin luas sekaligus meningkatkan efisiensi bisnis.

Beralih ke Google Cloud

Menurut Jakobsen, transisi dari sistem multicloud ke Google Cloud menjadi langkah strategis karena mampu memangkas biaya operasional dan membuka akses ke teknologi canggih yang aman.

Baca Juga: Thailand Investasi Rp 44,33 Triliun untuk Pusat Data dan Cloud

Teknologi itu mencakup analisis data dan AI, memungkinkan tim mereka menciptakan solusi serta pengalaman inovatif.

“Dengan ini, tim kami dapat menghadirkan solusi dan pengalaman yang lebih inovatif bagi pelanggan dan mitra di seluruh kawasan, mulai dari pencarian dan listing mobil, pembiayaan dan transaksi, hingga layanan purna jual,” ujar Jakobsen dalam siaran pers, Selasa (8/4/2025).

Capaian Penjualan dan Kemitraan

Carsome mencatat lebih dari 500 ribu unit mobil terjual sejak berdiri, dengan 150 ribu unit di antaranya terjual hanya sepanjang 2023.

Baca Juga: Indonesia Menuju Dominasi Industri Pusat Data Global

Untuk mendukung pertumbuhan cepat ini, Carsome menggandeng Searce dalam konsultasi teknis dan implementasi strategi migrasi cloud terpadu.

Kerja sama tersebut mencakup pemindahan aplikasi dan database utama Carsome ke infrastruktur workload-optimized Google Cloud.

Dengan sistem ini, integrasi aplikasi menjadi lebih mulus dan pembaruan perangkat lunak dapat dilakukan berkesinambungan lewat tools dari Google Cloud.

Inovasi Layanan Digital

Penerapan infrastruktur cloud modern memungkinkan Carsome meluncurkan layanan digital baru lebih cepat dan dalam skala lebih luas.

Layanan ini nantinya dapat diakses langsung melalui aplikasi digital Carsome oleh konsumen di berbagai wilayah operasional.

Baca Juga: TikTok Terancam Berhenti Beroperasi di AS

Yash Thakker, Director of Solutions Consulting Asia Pacific di Searce, mengatakan pihaknya bangga bisa memfasilitasi penyatuan sistem cloud Carsome.

Menurutnya, langkah ini berpotensi menghemat biaya operasional hingga 30% sekaligus mempercepat siklus pengembangan perangkat lunak.

“Selain itu, Carsome kini punya akses ke insight mendalam yang akan mendukung pengambilan keputusan bisnis serta menciptakan keterlibatan pelanggan yang lebih personal,” kata Thakker.

Dorong Ekspansi Regional

Serene Sia, Country Director Google Cloud untuk Malaysia dan Singapura, menjelaskan bahwa infrastruktur Google Cloud yang fully managed mampu menangani lonjakan kebutuhan kinerja aplikasi Carsome.

Dengan keandalan infrastruktur ini, Carsome dapat memperluas operasional secara percaya diri ke lebih banyak pasar.

“Mulai dari peningkatan penetrasi pasar, perluasan inventaris kendaraan, hingga efisiensi proses perpindahan antar fasilitas, semuanya akan terdorong lebih optimal,” ujar Sia.

Ia menambahkan, bersama Searce, Google Cloud siap mendukung konsolidasi cloud Carsome dan akselerasi roadmap inovasi perusahaan.

Baca Juga: Rupiah di Google Rp 8 Ribu per Dolar AS, Pengamat Klarifikasi

Inovasi tersebut mencakup pemanfaatan AI generatif dan agentic AI untuk menyempurnakan pengalaman transaksi dan kepemilikan mobil, sekaligus membuka potensi pertumbuhan baru di masa mendatang.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version