Geser Kebawah
PasarSaham

Komisaris Utama Bukalapak Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

188
×

Komisaris Utama Bukalapak Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
Komisaris Utama Bukalapak Mengundurkan Diri Ini Alasannya
Komisaris Utama dan Komisaris Independen Bukalapak, Bambang Brodjonegoro, resmi mengundurkan diri per 31 Maret 2025 karena penunjukan sebagai Dekan ADBI.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mengumumkan bahwa Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen mereka, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, telah resmi mengajukan pengunduran diri. Keputusan ini dikonfirmasi oleh manajemen Bukalapak melalui keterbukaan informasi pada Jumat (14/3/2025).

Pengunduran Diri Bambang Brodjonegoro

Corporate Secretary Bukalapak, Cut Fika Lutfi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa surat permohonan pengunduran diri dari Bambang Brodjonegoro diterima oleh perseroan pada 13 Maret 2025. Pengunduran diri ini akan efektif berlaku mulai 31 Maret 2025. Adapun alasan utama dari keputusan tersebut adalah penunjukan dirinya sebagai Dekan Asian Development Bank Institute (ADBI).

Sponsor
Iklan

“Sehubungan dengan penunjukan beliau sebagai Dekan Asian Development Bank Institute (ADBI), BUKA telah menerima surat pengunduran diri yang akan berlaku efektif pada akhir bulan ini,” ujar Cut Fika Lutfi dalam pernyataan tertulisnya.

Tindak Lanjut Bukalapak

Menanggapi pengunduran diri ini, Bukalapak berencana mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) guna memenuhi ketentuan Anggaran Dasar Perseroan serta peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

Sebagai informasi, Bambang Brodjonegoro pertama kali diangkat sebagai Komisaris Utama Bukalapak pada 30 April 2021 dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Sejak saat itu, ia berperan penting dalam pengambilan kebijakan strategis di perusahaan teknologi tersebut.

Jejak Karier Bambang Brodjonegoro

Sebelum menjabat di Bukalapak, Bambang Brodjonegoro memiliki pengalaman panjang di sektor pemerintahan dan korporasi. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan RI serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Selain itu, baru-baru ini ia juga mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Independen PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) pada 7 Maret 2025.

Dengan kepergian Bambang Brodjonegoro, Bukalapak kini tengah mencari figur yang tepat untuk menggantikan posisinya sebagai Komisaris Utama. RUPS mendatang diharapkan dapat memberikan kepastian bagi keberlanjutan tata kelola perusahaan.

Seperti dikutip dari sumber yang tersedia, pengunduran diri ini menjadi bagian dari dinamika di dalam perusahaan teknologi yang terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan struktur kepemimpinan. Bukalapak sendiri menegaskan komitmennya untuk terus menjaga tata kelola perusahaan yang baik demi kepentingan seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.