BisnisPerdagangan & Industri

Krakatau Steel Bangun KEK Cilegon: Magnet Investasi Global!

267
Krakatau Steel Bangun KEK Cilegon Magnet Investasi Global!
Transformasi Krakatau Steel (KRAS) jadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Gandeng China & Korsel, bidik pabrik truk listrik hingga ekonomi hijau. Simak rinciannya!

Transformasi Raksasa: Krakatau Steel Sulap Cilegon Jadi KEK & Episentrum Ekonomi Hijau

CILEGON – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) secara resmi mengumumkan visi besarnya untuk mengubah Kawasan Industri Krakatau menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Langkah strategis ini diumumkan dalam ajang Krakatau Industrial Business Gathering 2026, menargetkan posisi Cilegon sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing global.

Privilese KEK: Karpet Merah Bagi Investor

Dengan transisi menjadi KEK, kawasan ini akan menawarkan segudang insentif yang sulit ditolak oleh investor mancanegara. Mulai dari pembebasan pajak (tax holiday), keringanan kepabeanan, hingga penyederhanaan birokrasi perizinan satu pintu.

Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang cepat dan transparan.

“Krakatau Steel Group bukan lagi sekadar produsen baja. Kami sedang membangun ekosistem industri terpadu, berkelanjutan, dan kompetitif secara global sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto di World Economic Forum Davos 2026,” tegasnya.

Magnet Global: Dari Bijih Plastik Hingga Truk Listrik

Manuver “Go Global” KRAS semakin nyata dengan masuknya investasi dari berbagai negara raksasa. Setelah sukses bermitra dengan Korea Selatan dan Jepang, kini investor asal China resmi bergabung untuk membangun fasilitas produksi bijih plastik di Cilegon. Tidak berhenti di situ, proyek strategis pembangunan pabrik truk listrik dilaporkan akan segera menyusul dalam waktu dekat.

Sandiaga Uno: Masa Depan Adalah Ekonomi Hijau

Hadir sebagai pembicara utama, tokoh ekonomi nasional Sandiaga Salahuddin Uno memberikan pandangan optimis terhadap daya saing kawasan industri Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap solid di atas 5% adalah modal kuat untuk menarik investasi berkualitas.

“Masa depan kawasan industri terletak pada integrasi konsep KEK dengan ekonomi hijau. Dukungan energi terbarukan, logistik efisien, dan prinsip keberlanjutan (sustainability) bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menarik minat dunia,” ujar Sandiaga dalam paparannya.

Ia menambahkan bahwa inovasi dan kolaborasi akan mengubah Cilegon menjadi ekosistem unggulan yang tidak hanya memperkuat basis ekspor nasional, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di sektor teknologi tinggi.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version