Geser Kebawah
Nasional

Kunjungan Macron, Indonesia Siap Gandeng Prancis Perkuat Alutsista

64
×

Kunjungan Macron, Indonesia Siap Gandeng Prancis Perkuat Alutsista

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Macron, Indonesia Siap Gandeng Prancis Perkuat Alutsista
Presiden Macron disambut hangat di Jakarta, akan teken LoI pengadaan jet Rafale dan kapal selam Scorpene bersama Presiden Prabowo.

Indonesia-Prancis Sepakati Langkah Strategis di Bidang Pertahanan

JAKARTA, BursaNusantara.com – Hubungan diplomatik Indonesia dan Prancis memasuki babak baru seiring kedatangan Presiden Emmanuel Macron di Jakarta.

Salah satu agenda utama adalah penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk pengembangan alat utama sistem senjata (alutsista) strategis.

Sponsor
Iklan

Menurut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, kerja sama ini menyasar dua sektor utama: pesawat tempur dan kapal selam.

Dua produk unggulan Prancis yaitu Dassault Rafale dan Scorpene-class submarine telah disebut sebagai bagian dari rencana penguatan pertahanan Indonesia.

Rafale dan Scorpene, Simbol Modernisasi TNI

Jet Rafale dikenal sebagai pesawat tempur multi-peran dengan kemampuan tempur tinggi. Sementara Scorpene, kapal selam bertenaga diesel-listrik, dirancang untuk operasi bawah laut yang fleksibel di wilayah maritim seperti Indonesia.

LoI akan diteken dalam pertemuan bilateral antara Macron dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. Kesepakatan ini menandai upaya konkret Indonesia memodernisasi sistem persenjataan nasionalnya.

Macron Tiba di Jakarta, Diterima dengan Hangat

Macron mendarat di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma pada Selasa malam, 27 Mei 2025 pukul 21.50 WIB, bersama Ibu Negara Brigitte Macron.

Pesawat kepresidenan Airbus A330-200 lepas landas dari Hanoi dan langsung menuju Jakarta.

Di lokasi, tarian dan musik Betawi mengiringi kedatangannya. Menteri Pertahanan Sjafrie menyambut langsung kedatangan tersebut dan mendampingi Macron berbicara singkat kepada awak media.

“Indonesia Adalah Sahabat Strategis,” Kata Macron

Dalam komentarnya kepada wartawan, Macron menyatakan kegembiraannya bisa kembali ke Indonesia setelah pertemuan sebelumnya dalam KTT G20 di Bali dua tahun lalu. “Saya senang berada di sini karena negara kalian indah,” ucapnya.

Ia juga mengaku telah berbicara dengan Sjafrie mengenai pertemuannya dengan Presiden Prabowo. Bagi Macron, Indonesia merupakan negara penting dalam strategi Indo-Pasifik Prancis.

Diplomasi Tak Hanya Soal Pertahanan

Kunjungan Macron tak hanya menyangkut militer. Dalam agendanya, Macron dijadwalkan mengunjungi Akademi Militer di Magelang dan Candi Borobudur di Jawa Tengah. Ia ingin melihat langsung keindahan arsitektur dan sejarah budaya Indonesia.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa relasi Indonesia-Prancis tak semata transaksional, melainkan menyentuh berbagai aspek dari pertahanan hingga budaya.

Strategi Prancis di Asia Tenggara terlihat semakin inklusif, memperhitungkan posisi Indonesia sebagai pemimpin kawasan.