PasarSaham

Laba Bank SMBC (BTPN) Melonjak 1957% di 2024, Pendapatan Bunga Rp18,18 Triliun

118
Laba Bank SMBC (BTPN) Melonjak 1957% di 2024, Pendapatan Bunga Rp18,18 Triliun
Bank SMBC (BTPN) mencatat laba bersih Rp2,81 triliun pada 2024, tumbuh 19,57%. Pendapatan bunga naik menjadi Rp18,18 triliun, namun laba per saham turun.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Bank SMBC (BTPN) mencatat kinerja keuangan yang impresif sepanjang 2024 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp2,81 triliun, mengalami pertumbuhan 19,57% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,35 triliun. Namun, seiring dengan pertumbuhan laba, laba bersih per saham dasar dan dilusian mengalami penurunan ke Rp279 dari Rp293.

Pendapatan Bunga Meningkat Tajam

Kinerja pendapatan bunga dan syariah bersih Bank SMBC juga menunjukkan pertumbuhan signifikan:

  • Pendapatan bunga bersih mencapai Rp15,2 triliun, meningkat 26,24% dari tahun sebelumnya yang hanya Rp12,04 triliun.
  • Pendapatan bunga naik menjadi Rp18,18 triliun, dibandingkan tahun lalu sebesar Rp13,06 triliun.
  • Pendapatan syariah justru mengalami penurunan dari Rp5,74 triliun menjadi Rp5,39 triliun.
  • Beban bunga naik drastis menjadi Rp7,87 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya Rp6,28 triliun.
  • Beban syariah juga meningkat menjadi Rp504,1 miliar, dari Rp486,43 miliar.

Peningkatan Pendapatan Provisi dan Komisi

Bank SMBC juga mencatat pertumbuhan dalam pendapatan provisi dan komisi:

  • Pendapatan provisi dan komisi mencapai Rp1,89 triliun, hampir dua kali lipat dari Rp942,58 miliar pada 2023.
  • Beban provisi dan komisi meningkat menjadi Rp667,64 miliar, dari Rp381,7 miliar.
  • Pendapatan operasional lainnya mengalami sedikit penurunan menjadi Rp448,73 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya Rp478,99 miliar.
  • Keuntungan dari selisih kurs dan transaksi derivatif bersih turun menjadi Rp542,69 miliar, dari Rp649,49 miliar.

Beban Operasional Meningkat

Peningkatan pendapatan juga diiringi dengan kenaikan beban operasional di beberapa sektor:

  • Beban kepegawaian naik menjadi Rp4,85 triliun, dari Rp3,75 triliun.
  • Beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp3,95 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya Rp3,3 triliun.
  • Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) bertambah menjadi Rp3,89 triliun, dibandingkan Rp3,04 triliun.
  • Beban operasional lainnya melonjak signifikan menjadi Rp626,67 miliar, dari Rp161,04 miliar pada 2023.

Laba Sebelum Pajak Naik, Tapi Beban Pajak Membengkak

Laba sebelum pajak penghasilan Bank SMBC meningkat menjadi Rp4,12 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya Rp3,45 triliun. Namun, beban pajak juga naik menjadi Rp904,23 miliar, dari Rp775,19 miliar. Setelah dikurangi pajak, laba bersih periode berjalan mencapai Rp3,21 triliun, naik dari Rp2,68 triliun pada 2023.

Total Aset dan Ekuitas Menguat

Bank SMBC menunjukkan pertumbuhan aset dan ekuitas yang solid:

  • Jumlah ekuitas naik menjadi Rp54,74 triliun, dari sebelumnya Rp41,28 triliun.
  • Total dana syirkah temporer mengalami sedikit penurunan menjadi Rp9,59 triliun, dari Rp9,92 triliun.
  • Total liabilitas meningkat signifikan menjadi Rp176,75 triliun, dari Rp150,24 triliun.
  • Total aset Bank SMBC meroket ke Rp241,09 triliun, dari Rp201,44 triliun di akhir 2023.

Bank SMBC berhasil mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 19,57% pada 2024, dengan total pendapatan bunga mencapai Rp18,18 triliun. Meski demikian, peningkatan beban operasional, beban pajak, dan penurunan laba per saham menjadi tantangan bagi bank ke depan. Dengan total aset yang mencapai Rp241,09 triliun, Bank SMBC tetap berada di jalur pertumbuhan positif.

Pelaku pasar akan terus mencermati strategi ekspansi dan kebijakan perbankan yang diterapkan Bank SMBC dalam menghadapi dinamika ekonomi tahun mendatang.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version