Aksi KorporasiHeadlinePasar

Laba BCA Tembus Rp57,5 Triliun, Kredit Tumbuh Agresif!

272
Laba BCA Tembus Rp57,5 Triliun, Kredit Tumbuh Agresif!
BCA (BBCA) raup laba bersih Rp57,5 T sepanjang 2025. Dana murah (CASA) melonjak 13,1% & kredit capai Rp993 T. Cek detail rapor hijau bank swasta terbesar RI ini!

Rapor Hijau BBCA 2025: Laba Rp57,5 Triliun dan Ledakan Dana Murah

JAKARTA – Raksasa perbankan swasta Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), kembali membuktikan ketangguhannya.

Di tengah dinamika ekonomi yang menantang, emiten berkode saham BBCA ini sukses membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp57,5 triliun sepanjang tahun 2025, tumbuh positif 4,9% secara tahunan (yoy).

Kinerja cemerlang ini menjadi sinyal kuat bagi pasar modal bahwa fundamental perbankan tanah air tetap solid di awal tahun 2026.

Dominasi Dana Murah dan NII yang Solid

Penyokong utama pertumbuhan laba BCA kali ini bersumber dari pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) yang naik 4,1% (yoy). Namun, yang paling mencuri perhatian adalah lonjakan pendapatan non-bunga yang meroket hingga 16% (yoy) per Desember 2025.

Sebagai raja perbankan transaksi, BCA mencatatkan kenaikan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) yang fantastis sebesar 13,1% (yoy) menjadi Rp1.045 triliun. Hal ini membawa total Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA menembus angka Rp1.249 triliun.

Kredit Tumbuh Merata di Berbagai Sektor

Fungsi intermediasi BCA berjalan sangat agresif sepanjang tahun lalu. Penyaluran kredit tercatat mencapai Rp993 triliun, meningkat 7,7% (yoy). Secara rata-rata bulanan, pertumbuhan kredit BCA bahkan menyentuh angka dua digit, yakni 10,8%.

Penyaluran dana tersebut mengalir deras ke sektor-sektor produktif seperti:

  • Manufaktur & Perdagangan.
  • Akomodasi: Restoran dan Hotel.
  • Konsumsi: Sektor Rumah Tangga.

Apresiasi Hendra Lembong dan Strategi Ekspansi

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menekankan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kepercayaan nasabah dan dukungan kebijakan pemerintah.

“Hal tersebut menjadi motivasi kami untuk berkontribusi bagi ekonomi di seluruh penjuru Tanah Air,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (27/1/2026).

Kesuksesan ini juga didorong oleh strategi pemasaran yang masif melalui berbagai perhelatan besar sepanjang 2025, mulai dari BCA Expo, BCA UMKM Fest, hingga Gebyar Hadiah BCA yang terbukti efektif mengunci loyalitas nasabah dan memacu pertumbuhan transaksi.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version