JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) membukukan kenaikan laba bersih di tengah tekanan penjualan sepanjang tahun 2024.
Laba bersih perseroan naik 3,12% secara tahunan menjadi US$ 424,3 juta, dari sebelumnya US$ 411 juta pada tahun 2023.
Penjualan INKP justru mengalami penurunan 8,14% menjadi US$ 3,19 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$ 3,47 miliar.
Penurunan Penjualan Diimbangi Efisiensi
Beban pokok penjualan turun dari US$ 2,34 miliar menjadi US$ 2,17 miliar sepanjang tahun 2024.
Efisiensi ini menjaga laba bruto tetap kuat di level US$ 1,08 miliar, meski lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang sebesar US$ 1,13 miliar.
Segmen Kertas Budaya Masih Jadi Penopang Utama
Pendapatan terbesar berasal dari produk kertas budaya yang menyumbang US$ 1,16 miliar.
Nilai ini lebih rendah dari capaian 2023 sebesar US$ 1,27 miliar.
Sementara itu, segmen produk pulp menyumbang US$ 1,01 miliar, turun dari US$ 1,09 miliar.
Adapun produk kertas industri, tissue, dan lainnya turut berkontribusi sebesar US$ 1,01 miliar dari sebelumnya US$ 1,1 miliar.
Aset dan Kas Meningkat Signifikan
INKP mencatatkan total aset senilai US$ 11,17 miliar pada 2024, naik dari US$ 10,12 miliar pada 2023.
Liabilitas juga meningkat dari US$ 4,12 miliar menjadi US$ 5,36 miliar.
Ekuitas perusahaan ikut naik ke US$ 6,4 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$ 6 miliar.
Posisi kas dan setara kas akhir tahun 2024 tercatat sebesar US$ 1,76 miliar, meningkat dari posisi sebelumnya sebesar US$ 1,4 miliar.
Dengan capaian tersebut, INKP tetap menjaga fondasi finansial yang solid di tengah tekanan eksternal dan fluktuasi pasar.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.







