JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) mencatatkan laba bersih sebesar Rp17,85 miliar sepanjang 2024, mengalami penurunan 16,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp21,35 miliar. Dengan penurunan ini, laba per saham dasar juga menyusut dari Rp9,85 menjadi Rp8,24 per lembar saham.
Kinerja Keuangan ENAK 2024
Peningkatan Penjualan Bersih
Champ Resto membukukan penjualan bersih sebesar Rp1,54 triliun, naik 8,45 persen dari tahun sebelumnya yang berada di angka Rp1,42 triliun. Kenaikan ini mencerminkan pertumbuhan bisnis perseroan meskipun menghadapi tekanan pada beban operasional.
Beban Pokok dan Laba Kotor
Beban pokok penjualan ENAK meningkat tipis dari Rp540,49 miliar menjadi Rp546,92 miliar. Meskipun demikian, laba kotor perusahaan tetap mengalami lonjakan dari Rp885,45 miliar menjadi Rp993,65 miliar.
Baca Juga: Laba Bersih Indika Energy (INDY) Terjun Bebas 91,57% di 2024
Beban Operasional Membebani Laba
Kenaikan Beban Usaha
Total beban usaha meningkat signifikan dari Rp826,19 miliar menjadi Rp937,97 miliar. Rinciannya:
- Beban penjualan melonjak dari Rp724,74 miliar menjadi Rp819,5 miliar.
- Beban umum dan administrasi naik dari Rp101,45 miliar menjadi Rp118,46 miliar.
Kenaikan beban usaha ini menyebabkan laba usaha mengalami koreksi, turun dari Rp59,25 miliar menjadi Rp55,68 miliar.
Beban Usaha Lainnya dan Dampaknya
Beban usaha lainnya juga bertambah dari Rp37,67 miliar menjadi Rp37,72 miliar. Hal ini turut berkontribusi pada penurunan laba bersih perseroan di tahun 2024.
Baca Juga: Laba PT Bukit Asam (PTBA) Turun 16,41% di 2024, Pendapatan Naik
Posisi Keuangan ENAK
Kenaikan Ekuitas dan Aset
Meskipun laba bersih menurun, ekuitas ENAK meningkat dari Rp264,33 miliar menjadi Rp283,63 miliar. Total aset perusahaan juga mengalami pertumbuhan dari Rp1,05 triliun menjadi Rp1,09 triliun.
Liabilitas yang Bertambah
Total liabilitas ENAK naik dari Rp794,96 miliar menjadi Rp806,47 miliar. Kenaikan ini mencerminkan tambahan kewajiban finansial yang harus dikelola oleh perusahaan.
Dengan meningkatnya pendapatan namun tergerusnya laba bersih akibat naiknya beban usaha, ENAK menghadapi tantangan dalam menjaga profitabilitasnya. Investor diharapkan mencermati strategi bisnis ke depan untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.







