Geser Kebawah
BisnisPerdagangan & Industri

Laba dan Pendapatan PT Haloni Jane Tbk Melonjak pada Kuartal I-2025

237
×

Laba dan Pendapatan PT Haloni Jane Tbk Melonjak pada Kuartal I-2025

Sebarkan artikel ini
Laba dan Pendapatan PT Haloni Jane Tbk Naik di Kuartal I-2025

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Haloni Jane Tbk (HALO) mencatatkan hasil yang sangat positif pada kuartal pertama tahun 2025. Pendapatan perusahaan mencapai Rp 51,11 miliar, meningkat 67,24% dibandingkan dengan kuartal I-2024 yang hanya sebesar Rp 30,56 miliar.

Peningkatan ini didorong oleh lonjakan penjualan ekspor yang melonjak drastis sebesar 1.168,70% YoY, dari Rp 1,31 miliar menjadi Rp 16,62 miliar.

Sponsor
Iklan

Meskipun kontribusi ekspor sangat besar, penjualan lokal juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pendapatan lokal tercatat sebesar Rp 34,48 miliar, meningkat 17,88% YoY.

Kontribusi Penjualan dan Pihak yang Terlibat

Penjualan kepada pihak ketiga mencapai Rp 44,42 miliar, tumbuh 75,36% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara penjualan kepada pihak berelasi tercatat Rp 6,68 miliar, naik 27,96%.

Baca Juga: PTBA Raup Laba Rp 391 Miliar Meski Harga Batubara Turun

Meskipun beban pokok penjualan meningkat 58,47% menjadi Rp 41,33 miliar, HALO masih mencatatkan laba bruto sebesar Rp 9,77 miliar, atau meningkat 118,56% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Laba Usaha dan Laba Bersih

Laba usaha HALO tercatat melesat 1.011,94% YoY, dari Rp 528,56 juta menjadi Rp 5,87 miliar. Selain itu, perusahaan juga mencatatkan pendapatan lain sebesar Rp 1,25 miliar.

Dengan beban lainnya dan pajak penghasilan, laba periode berjalan tercatat sebesar Rp 5,42 miliar. Capaian ini mencerminkan lonjakan laba sebesar 1.413,31% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024.

Baca Juga: Kontroversi Keputusan RUPS Himbara, Dugaan Pelanggaran dan Dampaknya

Perbaikan Kinerja Pasca Kerugian 2024
Kinerja HALO pada kuartal pertama tahun ini menjadi angin segar setelah perusahaan mengalami kerugian pada tahun 2024.

Tahun lalu, HALO mengalami penurunan penjualan sebesar 23,58% dan membukukan kerugian sebesar Rp 8,15 miliar.

Namun, pada 2025, hasil positif di kuartal pertama memberikan sinyal kuat bahwa perusahaan ini sedang berada di jalur yang tepat untuk pemulihan.

Optimisme Taufan Kurniawan

Direktur Keuangan HALO, Taufan Kurniawan, menegaskan bahwa perusahaan akan terus menjaga efisiensi operasional sambil meningkatkan produktivitas.

Dia optimis bahwa pencapaian ini akan membawa perusahaan untuk terus tumbuh lebih baik sepanjang tahun 2025.

Baca Juga: Laba Telkom (TLKM) Turun Tipis, Ekuitas Tetap Tumbuh Positif

“Tingginya permintaan ekspor sarung tangan lateks global menjadi peluang besar bagi HALO untuk mengembangkan kinerja lebih baik ke depan,” ujar Taufan.

Perubahan Susunan Manajemen

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 2 Mei 2025, HALO menyetujui perubahan susunan direksi dan komisaris.

Ester Susiana mengundurkan diri dari posisi Direktur Keuangan, dan Taufan Kurniawan diangkat sebagai penggantinya.

Selain itu, RUPST juga mengangkat Jane Joe Laurence menjadi Komisaris setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur. Berikut susunan manajemen HALO yang baru:

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Melambat, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

  • Direktur Utama: Louis Hans Laurence
  • Direktur Keuangan: Taufan Kurniawan
  • Direktur: Juliana
  • Komisaris Utama: Imelda Lin
  • Komisaris: Jane Joe Laurence
  • Komisaris Independen: I Dewa Gde Suthapa

Outlook Positif 2025

Dengan hasil yang positif di kuartal pertama, HALO menunjukkan pemulihan yang cepat setelah tahun penuh tantangan di 2024.

Optimisme terhadap potensi pasar global dan pengelolaan yang efisien membuat perusahaan ini siap untuk melanjutkan performa terbaik sepanjang 2025.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru