Geser Kebawah
PasarSaham

Laba Indika Energy (INDY) Anjlok 91,57% di 2024

134
×

Laba Indika Energy (INDY) Anjlok 91,57% di 2024

Sebarkan artikel ini
Laba Indika Energy INDY Anjlok 9157 Di 2024
Indika Energy (INDY) mencatat laba bersih USD10,08 juta di 2024, turun 91,57% dari tahun sebelumnya. Pendapatan dan laba kotor juga mengalami penurunan signifikan.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Indika Energy Tbk (INDY) mencatat penurunan signifikan dalam laporan keuangan tahun 2024. Laba bersih perusahaan turun drastis hingga 91,57% dibanding tahun sebelumnya, mencerminkan tantangan yang dihadapi dalam bisnisnya.

Kinerja Keuangan INDY 2024: Penurunan Drastis di Berbagai Aspek

Pendapatan dan Laba Bersih Anjlok

Indika Energy membukukan laba bersih sebesar USD10,08 juta pada 2024, jauh lebih rendah dibanding USD119,68 juta di 2023. Akibatnya, laba per saham dasar turut merosot ke USD0,0019, dari sebelumnya USD0,0230.

Sponsor
Iklan

Dari sisi pendapatan, perusahaan mencatat total USD2,44 miliar, mengalami penurunan 19% dibanding periode yang sama pada akhir 2023 yang mencapai USD3,02 miliar. Hal ini berdampak langsung pada laba kotor yang terkoreksi menjadi USD332,69 juta, lebih rendah dibanding USD551,97 juta pada tahun sebelumnya.

Beban Operasional dan Pajak

Beban pokok kontrak dan penjualan INDY mengalami penurunan menjadi USD2,11 miliar, dibandingkan dengan USD2,47 miliar pada 2023. Namun, beban lainnya mengalami variasi, seperti:

  • Beban penjualan, umum, dan administrasi turun menjadi USD174,59 juta dari sebelumnya USD239,78 juta.
  • Beban keuangan meningkat menjadi USD91,16 juta dari USD85,55 juta.
  • Beban pajak final naik menjadi USD8,54 juta, lebih tinggi dari USD7,55 juta.
  • Amortisasi aset tidak berwujud menurun drastis ke USD1,43 juta dari USD37,63 juta pada tahun sebelumnya.

Penurunan drastis juga terlihat pada laba sebelum pajak yang anjlok 64% ke USD84,88 juta, dibandingkan dengan USD238,43 juta pada akhir 2023. Beban pajak ikut menyusut menjadi USD53,07 juta dari USD87,38 juta, yang berdampak pada laba bersih tahun berjalan yang hanya mencapai USD31,81 juta, turun jauh dari USD151,04 juta pada akhir 2023.

Posisi Keuangan INDY: Ekuitas dan Aset Menyusut

Di sisi neraca keuangan, Indika Energy mencatat penurunan dalam beberapa aspek fundamentalnya:

  • Jumlah ekuitas turun menjadi USD1,35 miliar, dibandingkan dengan USD1,37 miliar pada akhir 2023.
  • Total liabilitas mengalami penyusutan menjadi USD1,6 miliar dari sebelumnya USD1,73 miliar.
  • Total aset perusahaan berkurang menjadi USD2,96 miliar, turun dari USD3,11 miliar pada akhir tahun sebelumnya.

Tantangan dan Prospek Ke Depan

Penurunan kinerja keuangan Indika Energy ini mencerminkan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam industri energi. Penurunan harga komoditas, biaya operasional yang tinggi, serta tekanan ekonomi global menjadi faktor utama yang mempengaruhi laba perusahaan. Namun, dengan strategi efisiensi dan diversifikasi bisnis, perusahaan diharapkan dapat memperbaiki kinerja di tahun mendatang.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.