Aksi KorporasiPasar

Laba MNCN Naik 3,92% Jadi Rp1,07 T Berkat Pendapatan Konten

53
Laba MNCN Naik 3,92% Jadi Rp1,07 T Berkat Pendapatan Konten
Laba bersih MNCN naik 3,92% di 2024, ditopang pendapatan usaha yang tumbuh 21,19% jadi Rp7,95 triliun.

MNCN Cetak Laba Rp1,07 Triliun, Pendapatan Konten dan IP Jadi Penopang

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 3,92% year-on-year (yoy) pada 2024.

Nilai laba bersih tersebut mencapai Rp1,07 triliun berdasarkan laporan keuangan terbaru perusahaan.

Pertumbuhan laba ini ditopang oleh peningkatan pendapatan usaha yang mencapai Rp7,95 triliun atau naik 21,19% dibanding tahun sebelumnya.

Pendapatan Konten dan Subscription Jadi Motor Pertumbuhan

Kontributor utama dari pendapatan MNCN di tahun 2024 masih berasal dari lini periklanan. Total pendapatan iklan mencapai Rp5,83 triliun.

Namun demikian, pendapatan dari konten dan Intellectual Property (IP) menunjukkan pertumbuhan paling signifikan. Jumlahnya mencapai Rp1,76 triliun atau naik 38,28% secara tahunan.

Pendapatan dari segmen subscription juga mengalami lonjakan tajam sebesar 43,54%, menjadi Rp714,81 miliar.

Sementara itu, pendapatan dari lini lain tercatat Rp119,07 miliar, mengalami penurunan 13,2% dibanding tahun sebelumnya.

Pendapatan Iklan Terkoreksi, Tapi Tak Pengaruhi Kinerja Laba

Meski secara total pendapatan usaha meningkat, pendapatan iklan justru mengalami penurunan 11,92% yoy.

Koreksi pada segmen iklan ini tidak berdampak besar terhadap laba karena kenaikan tajam dari konten dan subscription mampu menutup kekurangannya.

Aset dan Ekuitas MNCN Terus Tumbuh

IDNFinancials mencatat total aset MNCN pada tahun 2024 mencapai Rp24,64 triliun. Angka ini naik 8,25% dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, total ekuitas perusahaan sebesar Rp22,58 triliun, mencerminkan struktur permodalan yang kuat dan solid.

MNCN Fokus Kembangkan Model Bisnis Berbasis IP

Kenaikan tajam pendapatan dari konten dan IP menjadi sinyal arah strategi jangka panjang MNCN.

Perusahaan tampaknya makin fokus mengembangkan model bisnis yang mengandalkan monetisasi aset digital dan kekayaan intelektual.

Hal ini sejalan dengan tren media global yang mengedepankan konten berlisensi dan distribusi lintas platform.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version