JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mencatatkan lonjakan laba bersih yang signifikan sepanjang tahun 2024. Perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp 231,18 miliar, naik 295% dari Rp 58,54 miliar pada tahun sebelumnya.
Pertumbuhan Laba dan Pendapatan
Peningkatan laba bersih ini turut mengerek laba per saham perseroan menjadi Rp 99,58 per lembar, dibandingkan Rp 25,96 pada 2023. Kinerja positif ini didorong oleh peningkatan pendapatan usaha neto sebesar Rp 671,85 miliar pada 2024, tumbuh dari Rp 439,32 miliar pada tahun sebelumnya.
Pendapatan usaha WIFI terutama disokong oleh:
Baca Juga: Saham GOTO, CLEO, dan WIFI Beda Arah: Begini Kinerjanya di Bursa Selasa (10/12/2024)
- Iklan: Rp 320,38 miliar
- Bandwith: Rp 227,19 miliar
- Sewa core: Rp 101,90 miliar
Sementara itu, beban pokok pendapatan mengalami penurunan menjadi Rp 257,08 miliar dari Rp 267,35 miliar pada 2023, sehingga memperkuat profitabilitas perusahaan.
Pergerakan Saham WIFI
Di tengah kinerja positifnya, saham WIFI terus menunjukkan tren penguatan. Pada perdagangan 27 Maret 2025, saham WIFI ditutup di level Rp 1.800 per lembar, naik 0,56% dalam sehari.
Baca Juga: WIFI Disuspensi BEI: Saham Naik 200%, Tiga Tokoh Kuasai Saham
Secara tahunan, saham WIFI mengalami lonjakan signifikan sebesar 1.223%, menjadikannya salah satu saham dengan performa terbaik di bursa.
Dengan pertumbuhan laba yang impresif dan peningkatan harga saham yang agresif, PT Solusi Sinergi Digital Tbk terus menarik perhatian investor sebagai emiten teknologi yang menjanjikan di pasar modal Indonesia.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





