Geser Kebawah
BisnisPerdagangan & Industri

Langkah Strategis MHKI: Ekspansi Hijau dan Dividen Lebih Besar

128
×

Langkah Strategis MHKI: Ekspansi Hijau dan Dividen Lebih Besar

Sebarkan artikel ini
Langkah Strategis MHKI Ekspansi Hijau dan Dividen Lebih Besar
MHKI dorong pertumbuhan berkelanjutan lewat pabrik ramah lingkungan di Lamongan dan distribusi dividen yang meningkat tajam.

MHKI Bangun Fondasi Bisnis Hijau untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) menggeser fokus dari sekadar pertumbuhan kuartalan menjadi pembangunan fondasi bisnis yang berkelanjutan melalui strategi ekspansi hijau dan penguatan tata kelola keuangan.

Alih-alih mengejar lonjakan angka semata, MHKI menata ulang orientasi usahanya lewat pengembangan fasilitas pengolahan limbah berteknologi tinggi di Lamongan, Jawa Timur.

Sponsor
Iklan

Pembangunan pabrik ini menandai fase baru transformasi MHKI sebagai penyedia solusi limbah industri yang terintegrasi, efisien, dan ramah lingkungan.

Langkah ekspansi ini dilakukan menyusul perolehan lengkap seluruh izin konstruksi, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang mempercepat proses groundbreaking proyek pada Mei 2025.

Perusahaan menargetkan penyelesaian konstruksi pabrik hingga akhir 2025 dan mulai produksi komersial awal 2026 sebagai tulang punggung ekspansi pasar Jawa Timur.

Menurut Direktur Utama MHKI, Alwi, pendekatan strategis yang ditempuh bukan hanya soal kapasitas produksi, melainkan juga penguatan posisi MHKI sebagai mitra utama industri dalam pengelolaan limbah yang patuh regulasi dan berkelanjutan.

Dividen Naik Tajam, Sinyal Kepercayaan Manajemen

Konsistensi kinerja positif MHKI tercermin dari langkah perusahaan membagikan dividen tunai sebesar Rp2,15 per saham atau total Rp8,49 miliar, naik signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 10% dari laba bersih.

Pembagian dividen ini setara dengan 25% dari laba bersih 2024, yang tercatat sebesar Rp32,19 miliar, naik 12,17% secara tahunan.

Keputusan ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 26 Juni 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan pemegang saham dan sinyal stabilitas manajemen dalam mengelola arus kas perusahaan.

Alwi menyatakan bahwa pembagian dividen lebih besar bukan sekadar strategi reward, melainkan bentuk keyakinan atas keberlanjutan pertumbuhan perusahaan ke depan.

Pertumbuhan Laba Kuartalan Loncat Tiga Kali Lipat

Kinerja keuangan MHKI pada kuartal I-2025 menunjukkan lonjakan signifikan dengan pendapatan mencapai Rp48,60 miliar, tumbuh 45,35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Laba bersih bahkan melejit 183,52% menjadi Rp10,86 miliar, ditopang efisiensi biaya operasional, khususnya di pos administrasi dan umum.

Salah satu penopang utama pendapatan berasal dari kemitraan strategis dengan PT PLN (Persero), yang menyumbang sekitar 22% dari total penjualan senilai Rp10,85 miliar.

Pencapaian ini memperkuat posisi MHKI sebagai mitra tepercaya di sektor pengelolaan limbah industri energi nasional.

Alwi menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak datang tiba-tiba, melainkan hasil dari strategi operasional yang disiplin dan optimalisasi portofolio layanan sejak awal 2024.

Dana IPO Dikelola Ketat untuk Proyek Berkelanjutan

Seluruh ekspansi MHKI, termasuk pabrik Lamongan dan rencana pembangunan kantor cabang serta fasilitas pengumpulan limbah di Jawa Tengah, dibiayai dari hasil penawaran umum perdana saham (IPO) pada April 2024.

MHKI berhasil meraup dana Rp120 miliar dari pelepasan 750 juta saham baru seharga Rp160 per saham dan berkomitmen menyerap 70% dana tersebut hingga akhir 2025.

Sisa dana sebesar 30% direncanakan untuk diserap pada kuartal pertama 2026, seiring penyelesaian proyek dan persiapan operasional penuh.

Alwi menekankan bahwa pengelolaan dana IPO dilakukan secara konservatif dan transparan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan agresif dan keberlanjutan finansial.

Bangun Ekosistem Limbah Terpadu di Tengah Permintaan Nasional

Sebagai bagian dari strategi jangka pendek, MHKI tengah merancang pembangunan fasilitas pengumpulan limbah di wilayah Jawa Tengah.

Langkah ini diposisikan sebagai perluasan jaringan layanan dan menjawab kebutuhan industri yang makin besar akan sistem pengelolaan limbah yang legal, terintegrasi, dan efisien.

Dengan perizinan penuh dari Kementerian Lingkungan Hidup, MHKI telah mengantongi izin sebagai transporter, pengumpul, dan pemanfaat limbah B3 dan non-B3, yang memperkuat daya saing perusahaan di tengah persaingan sektor hijau yang ketat.

Didirikan pada 2024, MHKI menempatkan keberlanjutan sebagai jantung model bisnisnya dengan mengadopsi teknologi pengolahan limbah mutakhir dan prinsip ekonomi sirkular.

Dengan demikian, MHKI tidak hanya mengejar target pertumbuhan laba 15% pada 2025, tapi juga memperkuat reputasinya sebagai pemain utama dalam transisi industri menuju praktik lingkungan yang bertanggung jawab.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.