JAKARTA, BursaNusantara.com – Akses internet di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa dalam satu dekade terakhir.
Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pada tahun 2024, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 221,56 juta jiwa, atau sekitar 79,5% dari total populasi.
Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mencerminkan penetrasi internet yang semakin meluas di seluruh negeri.
Statistik Pertumbuhan Pengguna Internet
Pada periode 2022-2023, pengguna internet tercatat sebanyak 215,63 juta jiwa, meningkat 2,67% dibandingkan periode 2021-2022 dengan 210,03 juta pengguna. Angka ini terus meningkat secara konsisten setiap tahun:
- 2019: 196,71 juta pengguna
- 2018: 171,17 juta pengguna
- 2017: 143,26 juta pengguna
- 2016: 132,7 juta pengguna
- 2015: 110,2 juta pengguna
- 2014: 88,1 juta pengguna
Lonjakan ini menunjukkan bahwa internet telah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat Indonesia. Hal ini tidak hanya berdampak pada gaya hidup, tetapi juga mendorong kemajuan di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Performa Gemilang PT Remala Abadi Tbk.
Salah satu pemain utama dalam industri telekomunikasi adalah PT Remala Abadi Tbk., yang dikenal dengan kode saham DATA. Sejak tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Mei 2024, perusahaan ini menunjukkan kinerja keuangan yang mengesankan.
Pada September 2024, pendapatan perusahaan mencapai Rp 249 miliar, naik dari Rp 220 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih juga melonjak menjadi Rp 51,9 miliar, hampir dua kali lipat dari Rp 25,4 miliar di September 2023.
Total ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp 213 miliar, sementara aset perusahaan mencapai Rp 311,5 miliar, naik dari Rp 153 miliar pada tahun sebelumnya.
EBITDA perusahaan juga mengalami peningkatan signifikan, dari Rp 57,6 miliar pada September 2023 menjadi Rp 109,5 miliar di September 2024. Rasio EBITDA perusahaan melonjak dari 26,21% menjadi 44,01% dalam periode yang sama.
Strategi Pertumbuhan dan Inovasi
Untuk mempertahankan pertumbuhan, PT Remala Abadi Tbk. menerapkan berbagai strategi, termasuk:
- Ekspansi Jaringan Serat Optik: Perusahaan terus memperluas jaringannya, termasuk menargetkan pembangunan 250.000 home-connect baru pada 2025.
- Diversifikasi Layanan: Dengan brand Tachyon untuk korporasi, NetHome untuk perumahan, dan layanan pemerintah, perusahaan menawarkan solusi yang beragam.
- Efisiensi Operasional: Penerapan standar ISO dan pengawasan lapangan yang ketat membantu mengendalikan biaya dan meningkatkan kualitas layanan.
- Penggunaan Kendaraan Listrik: Untuk mendukung inisiatif lingkungan, perusahaan mengoperasikan kendaraan berbasis listrik, mengurangi emisi karbon, dan meningkatkan efisiensi operasional.
Dampak Sosial dan Lingkungan
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, PT Remala Abadi Tbk. menyediakan akses internet gratis di wilayah jaringannya.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan komunikasi yang lebih baik dan mendukung aktivitas pendidikan.
Richard Kartawijaya, Direktur Utama PT Remala Abadi Tbk., menyatakan bahwa perusahaan juga berkomitmen untuk membantu mengatasi polusi udara dengan mengoperasikan kendaraan listrik sebagai bagian dari armada operasionalnya.
“Polusi udara merupakan masalah serius yang memengaruhi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Langkah ini adalah bagian dari komitmen kami untuk masa depan yang lebih hijau,” ujarnya.
Prospek dan Target 2025
Manajemen perusahaan menetapkan target pertumbuhan pendapatan sebesar 15% pada tahun 2025, dengan fokus utama pada peningkatan segmen retail hingga 100% dari tahun sebelumnya. Selain itu, perusahaan optimis dapat meningkatkan margin laba bersih menjadi 21,54% dan rasio EBITDA menjadi 45,09%.
Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi PT Remala Abadi Tbk. di industri telekomunikasi nasional tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Dengan semakin meluasnya akses internet, perusahaan ini berada di garis depan untuk mendukung transformasi digital di Indonesia.












