Geser Kebawah
KeuanganLainnya

Literasi Keuangan: Solusi Bijak untuk Ekonomi Berkelanjutan

109
×

Literasi Keuangan: Solusi Bijak untuk Ekonomi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Literasi Keuangan Solusi Bijak untuk Ekonomi Berkelanjutan
Literasi keuangan meningkatkan kemampuan masyarakat membuat keputusan finansial bijak, mendukung inklusi keuangan, dan memperkuat ekonomi nasional.

Literasi Keuangan: Fondasi Keputusan Finansial Bijak

JAKARTA, BursaNusantara.com – Tingkat literasi keuangan yang baik menjadi pondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi.

Di Indonesia, literasi keuangan telah menunjukkan perkembangan signifikan dalam dekade terakhir. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan peningkatan tingkat literasi keuangan dari 49,68% pada 2022 menjadi 65,43% pada 2024.

Sponsor
Iklan

Namun, tantangan tetap ada, khususnya dalam menjembatani kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan.

Tantangan Inklusi Keuangan

Meskipun literasi keuangan meningkat, tingkat inklusi keuangan justru mengalami penurunan. Pada 2024, tingkat inklusi berada di level 75,02%, turun dari 85,10% pada 2022.

Angka ini masih jauh dari target 90% yang ditetapkan dalam Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020.

Chief Marketing Officer Syailendra Capital, Harnugama, menjelaskan bahwa salah satu faktor penyebabnya adalah keterbatasan akses masyarakat terhadap lembaga keuangan dan produk investasi, terutama di daerah terpencil.

“Kondisi ini mengindikasikan perlunya upaya lebih besar untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai jasa keuangan,” ungkapnya.

Kolaborasi Strategis untuk Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan

Menjawab tantangan ini, Syailendra Capital dan PT Bank Victoria International, Tbk melakukan kolaborasi strategis. Kerja sama ini berfokus pada peningkatan literasi dan inklusi pasar modal melalui penyediaan produk reksa dana unggulan yang mudah diakses oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

Harnugama menyebutkan bahwa produk-produk investasi yang ditawarkan dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai profil risiko, mulai dari konservatif hingga agresif. Berikut adalah empat produk unggulan yang tersedia:

  1. Reksa Dana Pasar Uang – Syailendra Dana Kas Fokus pada instrumen pasar uang dengan risiko rendah dan likuiditas tinggi. Cocok untuk investasi jangka pendek.
  2. Reksa Dana Saham – Syailendra Equity Opportunity Fund (SEOF) Kelas A Dirancang untuk investor agresif dengan strategi investasi aktif pada saham berkapitalisasi besar.
  3. Reksa Dana Pendapatan Tetap – Syailendra Fixed Income Fund (SFIF) Mengalokasikan mayoritas asetnya pada Surat Utang Negara (SUN) dan Sukuk, cocok untuk tujuan investasi jangka menengah hingga panjang.
  4. Reksa Dana Indeks – Syailendra MSCI Value Index Fund (SMSCI) Kelas A Fokus pada saham undervalued yang berpotensi memberikan performa optimal dalam jangka panjang.

Dukungan Infrastruktur untuk Nasabah

Achmad Friscantono, President Director Bank Victoria, mengungkapkan bahwa jaringan cabang Bank Victoria yang luas memberikan kemudahan akses bagi nasabah untuk berinvestasi. “Kehadiran produk reksa dana Syailendra Capital di seluruh cabang kami akan mempermudah nasabah dalam memilih alternatif investasi yang sesuai,” katanya.

Selain itu, kolaborasi ini juga mendukung visi Bank Victoria untuk menjadi lembaga keuangan yang terpercaya, efisien, dan berkontribusi pada pertumbuhan berkelanjutan.

Pentingnya Edukasi dan Literasi Keuangan

Edukasi finansial menjadi komponen penting dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat:

  • Mengelola keuangan pribadi secara efektif.
  • Menghindari jebakan investasi bodong.
  • Mengambil keputusan finansial yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Fajar R. Hidajat, CEO Syailendra Capital, menegaskan pentingnya literasi keuangan dalam membangun ekonomi berkelanjutan. “Kami berharap kolaborasi ini memungkinkan masyarakat di berbagai kota, seperti Surabaya, Bandung, Manado, Bali, Makassar, Solo, dan Medan, lebih mudah mengakses produk-produk investasi yang aman dan terpercaya,” paparnya.

Menuju Ekonomi yang Lebih Inklusif

Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi lintas sektor, tantangan dalam literasi dan inklusi keuangan dapat diatasi. Melalui kerja sama antara Syailendra Capital dan Bank Victoria, masyarakat Indonesia diharapkan lebih siap dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

Investasi dalam literasi keuangan adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya mendukung individu tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Dengan demikian, kita dapat membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri secara finansial.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru