JAKARTA, BursaNusantara.com – Investor kawakan Lo Kheng Hong mengungkapkan bahwa dirinya juga memiliki saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Pernyataan ini disampaikannya setelah sebelumnya diketahui bahwa ia telah mengoleksi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Lo Kheng Hong Miliki Saham BMRI
Dalam wawancara dengan Investor.id pada Selasa (25/3/2025), Lo Kheng Hong mengonfirmasi kepemilikannya atas saham Bank Mandiri. Namun, ia tidak merinci jumlah kepemilikan sahamnya di bank milik negara tersebut.
“Saya juga punya saham BMRI,” ujar Lo Kheng Hong.
Bank Mandiri sendiri dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 25 Maret 2025 pukul 14.00 WIB. Salah satu agenda utama dalam rapat ini adalah persetujuan penggunaan laba bersih, termasuk pembagian dividen kepada pemegang saham. Selain itu, rapat juga akan membahas perubahan susunan pengurus perseroan.
Lo Kheng Hong Tidak Hadir dalam RUPST BMRI
Meskipun memiliki saham BMRI, Lo Kheng Hong menyatakan bahwa dirinya tidak bisa menghadiri RUPST yang digelar hari ini.
“Saya hari ini sudah buat janji, jadi tidak bisa hadir,” ujarnya.
Sebelumnya, diketahui bahwa Lo Kheng Hong juga mengoleksi saham BBRI sebanyak 64.636.000 lembar. Keputusan ini diambil karena ia menilai BBRI sebagai perusahaan dengan fundamental yang kuat.
“Saya membeli saham BBRI karena BBRI adalah wonderful company yang labanya Rp 60 triliun. Labanya terbesar dari semua perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia dan BBRI adalah perusahaan yang membagikan dividen terbesar juga, yaitu Rp 51 triliun,” jelasnya.
Dengan kepemilikan saham di dua bank besar BUMN, strategi investasi Lo Kheng Hong semakin menarik untuk diikuti oleh para pelaku pasar.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.









