JAKARTA, BursaNusantara.com – Emiten sawit portofolio investor kawakan Lo Kheng Hong, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT), melaporkan kinerja keuangan yang impresif untuk tahun buku 2024. Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar US$ 9,2 juta, melonjak 106,7% dibandingkan laba bersih US$ 4,4 juta pada 2023.
Manajemen ANJT menjelaskan bahwa kenaikan laba ini terutama disebabkan oleh harga crude palm oil (CPO) yang lebih tinggi serta penurunan biaya pupuk untuk tanaman menghasilkan. Namun, volume penjualan CPO dan palm kernel (PK) mengalami sedikit penurunan.
“Segmen kelapa sawit tetap menjadi bisnis utama kami, dengan kontribusi pendapatan sebesar US$ 230,9 juta pada tahun 2024, atau 98,6% dari total pendapatan konsolidasian perseroan,” ujar manajemen ANJT dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu (15/3/2025).
Rasio Keuangan ANJT Meningkat
Margin Laba Bersih Naik
Rasio margin laba bersih (net profit margin/NPM) ANJT juga mengalami peningkatan signifikan dari 1,87% pada 2023 menjadi 3,87% pada 2024.
Pendapatan dan Beban Pokok
Meskipun pendapatan perseroan sedikit melemah ke US$ 236,81 juta dari US$ 237,56 juta pada tahun sebelumnya, beban pokok pendapatan berhasil ditekan menjadi US$ 189,54 juta dibandingkan US$ 202,42 juta di 2023.
Saham ANJT Menguat, Lo Kheng Hong Raup Cuan
Performa Saham ANJT
Saham Austindo Nusantara Jaya (ANJT) menunjukkan performa positif di pasar. Pada perdagangan 14 Maret 2025, saham ANJT naik 1,90% ke Rp 1.340 per lembar. Dalam sebulan terakhir, harga saham ini bahkan melonjak 74,03%.
Kepemilikan Lo Kheng Hong di ANJT
Lo Kheng Hong, investor yang dikenal sebagai “Warren Buffett Indonesia,” menjadi salah satu pemegang saham terbesar ANJT dalam kategori publik. Per 31 Desember 2023, ia menggenggam 33.426.200 saham atau sekitar 1% dari total saham beredar.
Dengan kenaikan harga saham dan lonjakan laba bersih ANJT, portofolio investasi Lo Kheng Hong kembali mencetak keuntungan yang signifikan di sektor perkebunan sawit.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












