Geser Kebawah
FintechKeuangan

Maluku Utara Pimpin Pertumbuhan Fintech Lending April 2025

563
×

Maluku Utara Pimpin Pertumbuhan Fintech Lending April 2025

Sebarkan artikel ini
Maluku Utara Pimpin Pertumbuhan Fintech Lending April 2025
OJK ungkap Maluku Utara catat lonjakan pembiayaan fintech lending tertinggi April 2025, capai 146,63% YoY.

Pembiayaan Fintech Lending Melonjak di Luar Jawa

JAKARTA, BursaNusantara.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa tiga provinsi di Indonesia Timur mencatatkan lonjakan tertinggi dalam pertumbuhan outstanding pembiayaan fintech peer to peer (P2P) lending per April 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, menyebutkan bahwa Maluku Utara menjadi provinsi dengan pertumbuhan outstanding pembiayaan paling signifikan.

Sponsor
Iklan

Maluku Utara Tumbuh di Atas 140 Persen

Agusman mengungkapkan bahwa outstanding pembiayaan di Maluku Utara meningkat 146,63% secara tahunan (YoY).

“Per April 2025, outstanding pembiayaan Maluku Utara tumbuh 146,63% YoY,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (4/6).

Meskipun mengalami lonjakan pembiayaan, rasio kredit macet agregat (TWP90) di provinsi tersebut tetap rendah, yakni 1,01%.

Provinsi Maluku menempati posisi kedua dengan pertumbuhan outstanding sebesar 97,47% YoY dan tingkat TWP90 yang juga stabil di 1,01%.

Sulawesi Tenggara Menyusul di Posisi Ketiga

Di peringkat ketiga, Sulawesi Tenggara mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 95,85% YoY.

Namun, provinsi ini mencatat rasio kredit macet lebih tinggi, yaitu 1,59% per April 2025.

Agusman menilai bahwa temuan ini mengindikasikan potensi besar perkembangan fintech lending di luar Pulau Jawa, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Pertumbuhan Nasional Capai 29,01 Persen

Secara nasional, OJK mencatat total outstanding pembiayaan fintech lending mencapai Rp 80,94 triliun per April 2025.

Angka ini menunjukkan kenaikan 29,01% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Namun, risiko kredit macet agregat (TWP90) secara nasional juga mengalami kenaikan.

Per April 2025, TWP90 tercatat sebesar 2,93%, meningkat dari 2,79% pada April 2024 dan 2,77% pada Maret 2025.

Kondisi ini menjadi sinyal bagi pelaku industri untuk tetap menjaga kualitas kredit meskipun terjadi ekspansi pesat.