Stabilitas NPF Mandala Finance di Tengah Tren Kenaikan Industri
JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) atau Mandala Finance berhasil menjaga kualitas kreditnya dengan rasio Non Performing Financing (NPF) stabil di angka 2,29% pada Januari 2025. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata industri pembiayaan yang mencapai 2,96% di periode yang sama.
Managing Director Mandala Finance, Christel Lasmana, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari strategi pengelolaan risiko yang ketat dan penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. “Kami senantiasa berfokus pada pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan menerapkan manajemen risiko yang terukur dan tepat sasaran,” ujar Christel.
Strategi Mandala Finance dalam Mengelola NPF
Untuk menjaga rasio NPF tetap terkendali, Mandala Finance menerapkan sejumlah strategi utama:
1. Pengelolaan Pencadangan yang Optimal
Mandala Finance terus meningkatkan pencadangan secara proporsional sesuai perkembangan risiko dan kondisi industri. Dengan langkah ini, perusahaan dapat mengantisipasi potensi kredit macet tanpa mengganggu stabilitas keuangan.
2. Selektivitas dalam Penyaluran Kredit
Perusahaan lebih berhati-hati dalam memberikan pembiayaan, memastikan hanya debitur dengan profil risiko yang sehat yang mendapatkan akses kredit. Selektivitas ini membantu mengurangi potensi gagal bayar di masa mendatang.
3. Pemantauan Portofolio Berkala
Mandala Finance melakukan pemantauan ketat terhadap portofolio pembiayaan secara berkala. Dengan analisis mendalam terhadap performa kredit, perusahaan dapat mengambil tindakan korektif lebih cepat jika terjadi indikasi peningkatan risiko.
4. Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Mandala Finance mengutamakan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Dengan kebijakan ini, pengelolaan risiko lebih efektif dan transparansi keuangan tetap terjaga.
Tren NPF Industri Multifinance Menurut OJK
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), NPF industri multifinance mengalami sedikit peningkatan pada Januari 2025. NPF net tercatat sebesar 0,93%, sementara NPF gross mencapai 2,96%, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,75% dan 2,70%.
Di sisi lain, gearing ratio multifinance masih berada dalam batas aman di angka 2,21 kali, jauh dari batas maksimum yang diperkenankan OJK sebesar 10 kali. Hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, industri pembiayaan masih memiliki ruang untuk ekspansi.
Prospek Mandala Finance ke Depan
Dengan strategi mitigasi risiko yang kuat dan komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik, Mandala Finance optimistis dapat menjaga rasio NPF tetap rendah dan mempertahankan kualitas asetnya. Perusahaan juga berupaya menyediakan layanan pembiayaan yang kompetitif serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Dengan pendekatan yang disiplin dan strategi yang tepat, kami yakin dapat mempertahankan stabilitas bisnis di tengah tantangan industri,” tutup Christel.











