JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) mengumumkan rencana pembagian saham bonus sebesar Rp 116,15 miliar kepada para pemegang saham. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan likuiditas saham di pasar.
Rincian Pembagian Saham Bonus
Mengacu pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (11/3), Sekretaris Perusahaan MFIN, Andreas Dwi Kurniawan, menjelaskan bahwa saham bonus ini bersumber dari tambahan modal disetor atau agio saham. Perseroan akan mengalokasikan sebanyak 2.323.112.128 saham dengan nominal Rp 50 per lembar.
Dengan skema yang ditetapkan, pemegang 1.000 saham MFIN akan menerima 867,840656 saham bonus dengan nominal Rp 50 per saham. Penerima saham bonus adalah para pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 30 April 2025.
“Direksi akan mengusulkan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham) sebesar Rp 116.155.606.400,” ujar Andreas dalam pernyataan resmi.
Namun, sebelum realisasi pembagian saham bonus, MFIN akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 17 April 2025 untuk mendapatkan persetujuan dari pemegang saham.
Dampak Saham Bonus bagi Investor
VP Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis yang dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan dan investor. Menurutnya, pembagian saham bonus dapat memperkuat permodalan MFIN, meningkatkan fleksibilitas ekspansi, serta menunjukkan kepatuhan terhadap regulasi.
“Kami melihat aksi ini juga berpotensi meningkatkan likuiditas di pasar tanpa menyebabkan dilusi bagi pemegang saham, karena sumber dana berasal dari agio saham,” ungkap Audi kepada Kontan, Kamis (13/3).
Ia menambahkan bahwa meskipun laba bersih MFIN sempat terkoreksi 11,66% tahun lalu akibat meningkatnya cost of credit dan beban operasional, proyeksi tahun 2025 masih positif. Salah satu faktor yang dipertimbangkan adalah kemungkinan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang akan mengurangi beban cost of credit dan meningkatkan margin laba perusahaan.
Selain itu, dengan MFIN yang kini tergabung dalam Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), peluang ekspansi pasar dan akses pendanaan yang lebih luas dinilai semakin terbuka. Meski demikian, Kiwoom Sekuritas belum memberikan rekomendasi terkait saham MFIN saat ini.
Jadwal Penting Pembagian Saham Bonus MFIN
- Cum Saham Bonus (Pasar Reguler & Negosiasi): 28 April 2025
- Ex Saham Bonus (Pasar Reguler & Negosiasi): 29 April 2025
- Cum Saham Bonus (Pasar Tunai): 30 April 2025
- Ex Saham Bonus (Pasar Tunai): 2 Mei 2025
- Recording Date: 30 April 2025
- Pembagian Saham Bonus: 22 Mei 2025
Dengan rencana ini, investor diharapkan dapat mencermati peluang yang ditawarkan, serta mempertimbangkan dampak terhadap portofolio mereka seiring dengan perkembangan industri multifinance di tahun 2025.












