JAKARTA, BursaNusantara.com – Industri pertambangan tembaga dan emas di Indonesia terus menunjukkan potensi cerah. Dengan produksi yang terus meningkat, sektor ini tidak hanya mendukung ekonomi daerah sekitar tambang, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Produksi Tembaga dan Emas yang Meningkat
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Freeport Indonesia (PTFI) adalah dua perusahaan utama yang memimpin industri ini. Hingga kuartal III-2024, AMMAN telah memproduksi 335 juta pon tembaga dan 707.930 ons emas, sementara Freeport mencapai 1,37 miliar pon tembaga dan 1,43 juta ons emas.
Proyek Tambang “Elang” oleh AMMAN
AMMAN tengah mempersiapkan tambang Elang, salah satu cadangan tembaga dan emas porfiri terbesar di dunia. Terletak 60 kilometer dari tambang Batu Hijau di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, tambang ini diperkirakan mulai beroperasi pada 2030 setelah fase eksplorasi selesai. Potensi peningkatan cadangan tembaga dan emas masing-masing sebesar 43% dan 48% menjadi daya tarik utama tambang ini.
Cadangan Berlimpah Freeport
Freeport Indonesia juga mencatatkan cadangan yang signifikan, dengan 29 miliar pon tembaga dan 24 juta ons emas dari tambang bawah tanah, termasuk tambang Kucing Liar. Cadangan ini diproyeksikan akan terus mendukung operasi hingga 2041.
Kontribusi pada Ekonomi Nasional
Pengamat tambang dan energi, Ferdy Hasiman, menekankan bahwa kedua perusahaan ini memiliki modal, teknologi, dan sumber daya manusia yang kompeten untuk terus memimpin sektor ini. Pengembangan industri tembaga dan emas menciptakan dampak besar, mulai dari membuka lapangan kerja hingga mendukung sektor hilir seperti industri pupuk, kabel, dan ekosistem kendaraan listrik.
Tembaga: Mineral Strategis Masa Depan
Tembaga memiliki peran penting dalam pengembangan teknologi modern, khususnya kendaraan listrik. Mineral ini menjadi kunci dalam pembuatan baterai mobil listrik, yang menyumbang 10,8% dari komponen utama. Hal ini memastikan masa depan cerah bagi industri tembaga baik di Indonesia maupun global.
Tantangan Geopolitik
Meskipun prospek positif, tantangan seperti geopolitik global dapat memengaruhi keseimbangan supply dan demand. Namun, potensi besar dari cadangan dan dukungan teknologi memastikan industri ini tetap menjadi salah satu sektor andalan Indonesia.
Industri tembaga dan emas di Indonesia, yang didukung oleh pemain utama seperti AMMAN dan Freeport, menawarkan masa depan yang menjanjikan. Dengan cadangan melimpah, teknologi modern, dan peran strategis dalam pengembangan energi hijau, sektor ini akan terus menjadi motor penggerak ekonomi nasional.












