Geser Kebawah
BisnisPerdagangan & Industri

Matra Tri Abadi Ambil Alih IRSX, Arah Bisnis Siap Berubah?

319
×

Matra Tri Abadi Ambil Alih IRSX, Arah Bisnis Siap Berubah?

Sebarkan artikel ini
Matra Tri Abadi Ambil Alih IRSX, Arah Bisnis Siap Berubah
PT Matra Tri Abadi akan kuasai 40,80% saham IRSX dari MDI dan HRI. Pasar mencium potensi backdoor listing dan perubahan arah bisnis IRSX.

MTA Resmi Ambil Alih IRSX, Pasar Tunggu Arah Baru Emiten Digital

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Aviana Sinar Abadi Tbk. (IRSX), emiten teknologi papan pengawasan BEI, segera mengalami perubahan besar dalam kepemilikan saham setelah Matra Tri Abadi (MTA) memastikan akuisisi mayoritas saham dari dua pemegang lama.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Minggu (27/7), MTA akan mengakuisisi 1,08 miliar saham milik MDI Ventures (setara 21,60%) dan 960 juta saham milik PT Harapan Ruang Investindo (HRI) (setara 19,20%).

Sponsor
Iklan

Dengan total 40,80% saham, MTA otomatis menjadi pemegang saham pengendali baru IRSX dan berhak menentukan arah strategis perusahaan ke depan.

Langkah ini dilakukan berdasarkan term sheet yang telah disepakati oleh semua pihak, meski belum dijelaskan kapan penyelesaian transaksi secara resmi akan berlangsung.

Spekulasi Backdoor Listing Menguat di Kalangan Investor

Masuknya MTA ke tubuh IRSX memunculkan spekulasi bahwa transaksi ini bisa menjadi awal dari skenario backdoor listing, strategi umum bagi perusahaan non-Tbk untuk masuk ke pasar modal tanpa proses IPO langsung.

MTA, yang dikenal sebagai pemain sektor perdagangan besar berbagai komoditas, bisa memanfaatkan status IRSX sebagai perusahaan terbuka untuk melakukan ekspansi dan restrukturisasi portofolio bisnisnya.

Berkantor pusat di kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara, MTA selama ini nyaris tak terdengar di pasar publik, namun manuver akuisisi ini mencerminkan ambisi ekspansi yang lebih agresif dengan memanfaatkan ekosistem digital IRSX.

Meski belum ada pernyataan resmi terkait dampak operasional atau rencana integrasi, aksi ini disambut pasar sebagai sinyal strategis untuk menghidupkan kembali emiten IRSX yang sempat stagnan.

Harga Saham IRSX Bergerak Aneh di Tengah Minim Informasi

Saham IRSX mengalami volatilitas tajam dalam beberapa minggu terakhir tanpa penjelasan fundamental yang kuat, bahkan sempat melonjak 7,69% ke Rp42 pada Rabu (17/7), padahal sebulan sebelumnya masih berada di level Rp30.

Corporate Secretary IRSX, Fajar Indrayanto, menegaskan bahwa manajemen tidak mengetahui adanya informasi atau kejadian material yang bisa menjelaskan lonjakan tersebut.

Melalui surat klarifikasi kepada BEI, IRSX menyatakan bahwa belum ada fakta penting yang layak diumumkan ke publik, memperkuat dugaan bahwa pergerakan saham dipicu oleh spekulasi pasar terkait perubahan kepemilikan.

Sejak akhir Juli 2024, IRSX sudah masuk daftar papan pemantauan khusus BEI setelah harga sahamnya terus turun di bawah level psikologis Rp50 per lembar, jauh dari harga IPO di Rp101 saat pertama tercatat pada Februari 2023.

Pengendali Baru, Strategi Lama Berakhir?

Dengan MTA resmi mengambil alih kendali, masa depan IRSX di industri teknologi kemungkinan besar akan berubah, tergantung visi bisnis dari pengendali baru yang berasal dari sektor perdagangan besar.

Belum ada informasi apakah MTA akan mempertahankan core bisnis IRSX sebagai penyedia solusi digital, atau justru akan mengubah fokus menjadi platform perdagangan berbasis teknologi.

Pasar akan mencermati kemungkinan masuknya manajemen baru dan rencana ekspansi bisnis yang lebih konkret, terutama jika MTA menginginkan IRSX menjadi kendaraan utama di pasar modal.

Sampai saat ini, belum diumumkan perubahan dalam susunan direksi dan komisaris, namun investor diyakini akan menantikan sinyal resmi terkait arah baru IRSX pasca akuisisi ini rampung.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan