Saham Bonus MMIX Jadi Strategi Apresiasi dan Likuiditas?
JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mengumumkan rencana pembagian saham bonus kepada seluruh pemegang saham sebagai bentuk apresiasi dan strategi jangka panjang.
Keputusan pembagian saham bonus itu akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 29 Agustus 2025.
MMIX mengusulkan rasio pembagian saham bonus 1:1, di mana setiap satu saham lama akan mendapatkan satu saham bonus.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan likuiditas saham, menjadikan harga lebih terjangkau dan menarik bagi investor ritel.
Direktur Utama MMIX, Mengky Mangarek, menyebut kebijakan ini sebagai refleksi dari fundamental keuangan dan permodalan perusahaan yang solid.
“Pembagian saham bonus ini adalah strategi kami untuk memperkuat likuiditas pasar dan memberikan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham,” ujar Mengky dalam rilis resmi, Rabu (23/7).
Saham bonus juga menjadi insentif non-tunai yang tidak dikenakan pajak, sekaligus memperluas jumlah lembar saham beredar di pasar.
Langkah ini dinilai lebih efisien dibanding dividen tunai karena tidak mengurangi kas perusahaan namun tetap memberikan benefit bagi investor.
Perseroan memastikan saham bonus hanya akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) sesuai tanggal yang ditentukan.
Manajemen berharap langkah ini akan memperkuat kepercayaan investor dan mendukung performa saham MMIX di Bursa Efek Indonesia secara berkelanjutan.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.










