Transaksi Spektakuler Saham Tambang
JAKARTA, BursaNusantara.com – Madhani Talatah Nusantara berhasil meraup keuntungan fantastis Rp548,89 miliar dari penjualan massal 2,63 miliar saham Darma Henwa kepada investor asing.
Transaksi spektakuler ini melibatkan CGS International Securities Hong Kong Limited sebagai pembeli dengan bantuan Trimegah Sekuritas Indonesia sebagai pialang pelaksana.
Aksi divestasi dilakukan pada 8 Agustus 2025 dengan harga eksekusi Rp208 per lembar, memberikan diskon menarik 7,14 persen dari harga penutupan DEWA di level Rp224.
Strategi Exit yang Menguntungkan
Meski menjual dengan harga diskon, MTN tetap meraup keuntungan besar mengingat performa saham DEWA yang telah meroket 30,29 persen dalam sebulan terakhir.
Saham emiten tambang Grup Bakrie ini naik dari Rp175 pada 14 Juli 2025 menjadi Rp228 per lembar, mencerminkan sentimen positif sektor pertambangan.
Pasca transaksi, kepemilikan MTN di DEWA turun signifikan dari 19,58 persen menjadi 13,09 persen atau tersisa 5,32 miliar saham.
Masuknya Investor Hong Kong
CGS International Securities Hong Kong kini menguasai 2,59 miliar saham DEWA setara 6,38 persen kepemilikan melalui transaksi ini.
Kehadiran investor institusional asing menunjukkan daya tarik sektor pertambangan Indonesia di mata global.
Trimegah Sekuritas berperan sebagai fasilitator transaksi, memastikan proses berjalan sesuai regulasi bursa.
Momentum kenaikan harga saham DEWA yang impresif menjadi timing sempurna bagi MTN untuk melakukan profit taking sekaligus diversifikasi portofolio investasi.
Catatan: DEWA, Madhani, divestasi, saham tambang, Grup Bakrie, CGS International, Trimegah Sekuritas, IDX
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












