Geser Kebawah
HeadlineNasional

Open House Istana Negara 2026: Presiden Sambut 5.000 Warga

69
×

Open House Istana Negara 2026: Presiden Sambut 5.000 Warga

Sebarkan artikel ini
Open House Istana Negara 2026 Presiden Sambut 5.000 Warga
Presiden Prabowo gelar Open House Istana Negara 2026 usai salat Id di Aceh. Kuota 5.000 orang dengan hidangan khas & hiburan anak. Cek jadwal kunjungannya!

Konsolidasi Sosial Melalui Tradisi Silaturahmi Nasional di Jakarta

JAKARTA, BursaNusantara.com – Kesenjangan akses antara pemimpin negara dan rakyat seringkali menjadi kritik dalam birokrasi, namun momentum lebaran tahun ini dipilih sebagai jembatan untuk mempererat kembali persatuan nasional melalui interaksi langsung.

Keterbukaan akses Istana merupakan instrumen komunikasi politik non-formal yang krusial untuk menjaga stabilitas kepercayaan publik terhadap pemerintah di tengah dinamika awal tahun 2026.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar acara open house dan silaturahmi di Istana Negara, Jakarta, yang diperuntukkan bagi 5.000 masyarakat umum pada Sabtu (21/3/2026).

Keputusan ini diambil setelah Presiden melaksanakan salat Idulfitri 1447 H di Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, dengan didampingi jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa Istana akan menyambut warga yang ingin berkunjung untuk melakukan halalbihalal dan silaturahmi bersama Kepala Negara.

Bagaimana Skema Kunjungan untuk 5.000 Orang di Istana?

Pemerintah menerapkan sistem kunjungan bergiliran guna memastikan kenyamanan dan ketertiban bagi ribuan masyarakat yang diperkirakan akan memadati area Istana Negara.

Berdasarkan keterangan Sekretaris Kabinet, pintu Istana akan mulai dibuka untuk umum setelah salat Zuhur hingga sore hari dengan pengaturan area yang mencakup ruang dalam dan luar gedung.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah menyiapkan tenda tambahan di area luar guna mengakomodasi antusiasme warga yang tidak tertampung di dalam ruangan utama.

Kapasitas kunjungan tahun ini diproyeksikan mencapai 5.000 orang, angka yang relatif serupa dengan pelaksanaan kegiatan silaturahmi pada periode tahun sebelumnya.

Langkah ini diharapkan dapat memfasilitasi kerinduan masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan pimpinan nasional dalam suasana Idulfitri yang inklusif.

Sajian Kuliner Khas dan Area Ramah Anak bagi Pengunjung

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai hidangan khas Idulfitri seperti ketupat dan menu tradisional lainnya untuk dinikmati oleh warga secara gratis.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebutkan bahwa selain makan siang bersama, suasana di Istana juga dirancang agar ramah keluarga dengan penyediaan hiburan khusus bagi pengunjung anak-anak.

Kehadiran hiburan tersebut bertujuan untuk mencairkan suasana protokoler Istana menjadi lebih hangat dan santai, sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai kekeluargaan.

Tradisi “Istana Terbuka untuk Rakyat” ini menjadi momentum simbolis bagi Presiden Prabowo untuk mendengarkan langsung aspirasi sederhana masyarakat sembari merayakan hari kemenangan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh silaturahmi nasional dan menjadi simbol harmonisasi antara aparatur negara dengan seluruh elemen masyarakat sipil.

Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara

Tinggalkan Balasan