JAKARTA, BursaNusantara.com – Pasar Asia Pasifik mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Selasa (7/1/2025) pagi, didorong oleh reli teknologi yang terjadi di Wall Street. Saham-saham utama seperti Nasdaq Composite dan S&P 500 mencatat kenaikan berturut-turut, memicu optimisme di pasar global.
Kinerja Pasar Asia Pasifik
Pada sesi perdagangan hari ini, beberapa indeks utama di kawasan Asia mencatat penguatan, termasuk:
- Nikkei 225 Jepang: Naik 1,96% setelah sempat memimpin kerugian di Asia pada Senin sebelumnya. Indeks Topix yang berbasis luas juga mencatat kenaikan 0,73%.
- Kospi Korea Selatan: Menguat sebesar 1,21%, didukung oleh kenaikan saham Samsung Electronics sebesar 1,2%. Indeks Kosdaq yang berkapitalisasi kecil turut naik 0,34%.
- S&P/ASX 200 Australia: Membuka perdagangan dengan kenaikan 0,22%, melanjutkan tren positif selama empat hari berturut-turut.
Namun, tidak semua indeks menunjukkan performa serupa. Indeks Hang Seng (HSI) Hong Kong terakhir diperdagangkan pada level 19.664, sedikit lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 19.688,29. Saham teknologi yang terdaftar di Hong Kong menjadi pusat perhatian setelah Departemen Pertahanan AS memasukkan Tencent Holdings dan CATL ke dalam daftar perusahaan militer China.
Faktor Pendorong Lonjakan Pasar
Saham semikonduktor global menjadi penggerak utama lonjakan pasar ini. Nvidia, sebagai salah satu perusahaan terkemuka, mencatat kenaikan signifikan pada Senin (6/1/2025). Hal ini menyusul laporan pendapatan kuartal IV-2024 dari Foxconn yang mencapai rekor tertinggi.
Di Taiwan, saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) naik ke level tertinggi sepanjang masa, didukung oleh optimisme terhadap perkembangan teknologi global. Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif yang meluas dari perdagangan semalam.
Tantangan Pasar
Meski optimisme mendominasi, pasar menghadapi beberapa tantangan, terutama dari sektor industri. Saham Nippon Steel tercatat turun 1,6% setelah perusahaan tersebut bersama U.S. Steel melayangkan gugatan terhadap pemerintah AS terkait keputusan Presiden Joe Biden yang memblokir akuisisi senilai USD 14,9 miliar.
Sementara itu, di AS, Nasdaq mencatat kenaikan 1,24%, dan S&P 500 naik 0,55%. Namun, Dow Jones Industrial Average justru mencatat penurunan tipis sebesar 0,06%, mencerminkan pergerakan yang beragam di pasar global.
Outlook Pasar
Dengan berbagai sentimen positif dan negatif yang berkembang, pelaku pasar disarankan untuk tetap berhati-hati dan fokus pada saham-saham teknologi serta semikonduktor yang menunjukkan prospek cerah. Sektor teknologi tetap menjadi pendorong utama dalam mendorong optimisme global.












