Geser Kebawah
Internasional

Pasar Asia Pasifik Menguat, Ikuti Jejak Rekor Baru Wall Street

132
×

Pasar Asia Pasifik Menguat, Ikuti Jejak Rekor Baru Wall Street

Sebarkan artikel ini
pasar asia pasifik menguat, ikuti jejak rekor baru wall street
Pasar saham Asia Pasifik dibuka lebih tinggi pada Selasa (3/12), mengikuti reli di Wall Street. Investor optimistis setelah S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor baru. Namun, perhatian tertuju pada data ekonomi AS dan keputusan kebijakan The Fed mendatang.

TOKYO – Pasar saham Asia Pasifik mengawali perdagangan hari ini dengan nada positif, mengikuti jejak Wall Street yang berhasil mencetak rekor baru pada sesi sebelumnya. Sentimen investor terdongkrak oleh kinerja positif indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite di Amerika Serikat.

Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,69%, menunjukkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi regional. Di Jepang, Nikkei 225 dan Topix juga mengalami penguatan masing-masing sebesar 1,1% dan 0,89%. Sementara itu, di Korea Selatan, Kospi dan Kosdaq naik 1,11% dan 1,39%.

Sponsor
Iklan

Kenaikan inflasi di Korea Selatan pada November 2024 sebesar 1,5% (year-on-year) turut memberikan sentimen positif bagi pasar saham. Meskipun lebih tinggi dari bulan sebelumnya, angka inflasi ini masih berada di bawah ekspektasi para ekonom.

Fokus pada Data Ekonomi AS dan Kebijakan The Fed

Para pelaku pasar saat ini tengah menantikan rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat, terutama laporan penggajian non-farm payroll pada bulan November. Data ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi pasar tenaga kerja AS dan dapat mempengaruhi keputusan The Federal Reserve terkait kebijakan suku bunga.

The Fed diperkirakan akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada pertengahan Desember. Pasar saat ini memproyeksikan peluang penurunan suku bunga sebesar 76%.

Wall Street Cetak Rekor Baru

Pada sesi perdagangan sebelumnya, Wall Street berhasil mencetak rekor baru. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup pada level tertinggi sepanjang masa, didorong oleh optimisme investor terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global. Meskipun demikian, Dow Jones Industrial Average mengalami sedikit penurunan.

Outlook

Pergerakan pasar saham Asia Pasifik ke depan akan sangat bergantung pada perkembangan sejumlah faktor, termasuk data ekonomi global, kebijakan moneter bank sentral, dan sentimen investor. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan melakukan analisis yang mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.