Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Pasar Saham Terkoreksi, Net Sell Asing Jumbo Kembali Rekor

92
×

Pasar Saham Terkoreksi, Net Sell Asing Jumbo Kembali Rekor

Sebarkan artikel ini
Pasar Saham Terkoreksi, Net Sell Asing Jumbo Kembali Rekor
IHSG terkoreksi tipis dengan net sell asing mencapai Rp787,68 miliar. Baca ulasan lengkap dampak pergerakan saham dan strategi investor asing di pasar modal.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Pasar modal kembali menunjukkan dinamika menarik pada perdagangan Kamis, 20 Februari 2025. IHSG mengalami koreksi tipis dengan penurunan 0,1% ke level 6.788,04. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan kondisi ini pada penutupan perdagangan hari ini.

Koreksi IHSG dan Volume Perdagangan

Rincian Pergerakan IHSG

IHSG bergerak dengan level terendah mencapai 6.755 dan tertinggi mencapai 6.836.
Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 18,83 miliar dengan nilai transaksi mencapai Rp12,32 triliun.

Sponsor
Iklan

Aktivitas pasar tetap tinggi meskipun terjadi koreksi, menandakan ketidakpastian dan antisipasi di antara para pelaku pasar.

Distribusi Pergerakan Saham

Sebanyak 337 saham mengalami penurunan harga, sementara 245 saham naik dan 207 saham lainnya stagnan.

Kondisi ini mencerminkan adanya perbedaan sentimen antara sektor-sektor tertentu, yang menjadi acuan bagi investor dalam menyesuaikan strategi portofolio mereka.

Aktivitas Investor Asing

Net Sell dan Strategi Pelepasan

Investor asing kembali menunjukkan aktivitas agresif dengan net sell mencapai Rp787,68 miliar di seluruh pasar.

Langkah ini menambah tekanan pada IHSG dan mengisyaratkan penyesuaian strategi investasi dalam menghadapi volatilitas pasar global.

Investor asing tampak fokus melepas saham-saham big caps, khususnya di sektor perbankan, yang dianggap memiliki risiko lebih tinggi di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti.

Daftar Saham Terbesar yang Dilego

Berikut adalah 10 saham net sell terbesar asing pada Kamis:

Langkah pelepasan besar-besaran ini menunjukkan bahwa investor asing cenderung melakukan penyesuaian portofolio dengan fokus pada saham-saham yang dianggap kurang sensitif terhadap fluktuasi pasar.

Analisis dan Prospek Pasar

Tinjauan Para Analis

Para pengamat pasar menilai bahwa koreksi tipis pada IHSG bersifat sementara.
Volume perdagangan yang tinggi memberikan sinyal adanya potensi rebound meski terdapat tekanan dari aksi net sell asing.

Meski demikian, para analis tetap waspada terhadap risiko global dan domestik yang dapat mempengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek.

Langkah Investor ke Depan

Dalam menghadapi kondisi pasar yang dinamis, diversifikasi portofolio menjadi kunci.
Investor disarankan untuk memperhatikan perkembangan kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi global sebagai dasar pengambilan keputusan.

Analisis mendalam dan pemantauan terus-menerus terhadap data perdagangan BEI menjadi hal penting untuk mengantisipasi fluktuasi yang mungkin terjadi.

Kondisi pasar saat ini mengharuskan para pelaku pasar untuk lebih selektif dalam memilih saham, terutama di sektor-sektor yang terpengaruh oleh sentimen negatif dari investor asing.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.