Gaya HidupSeni & Hiburan

Patung Bebek Surakarta Ekspansi Eropa, Kreativitas Lokal Mendunia

108
patung bebek surakarta ekspansi eropa, kreativitas lokal mendunia kompres
Patung bebek karya Novi Ekawati dari Surakarta sukses menembus pasar Eropa. Kreativitasnya mengubah limbah akar bambu menjadi produk ekspor berkelas dunia.

Kreativitas Lokal yang Mendunia

SOLO, BursaNusantara.com – Surakarta kembali mencetak kisah sukses di dunia ekspor. Novi Ekawati, seorang pengusaha kreatif, berhasil membawa produk kerajinan patung bebek berbahan akar bambu ke pasar internasional.

Usahanya yang diberi nama Imanuella Craft kini telah menembus pasar Eropa, termasuk Inggris, Jerman, Denmark, dan Brunei Darussalam.

Usaha ini berawal dari ketertarikan Novi terhadap patung bebek natural yang dilihatnya dari media sosial. Ia pun mencoba berinovasi dengan memberikan sentuhan khas Indonesia pada setiap karyanya, sehingga tampil lebih unik dan menarik di mata pasar global.


Inovasi dalam Kerajinan Patung Bebek

Novi tidak hanya membuat patung bebek biasa, tetapi juga menambahkan motif-motif khas Indonesia yang dilukis secara manual. Kombinasi antara teknik ukiran tradisional dan kreativitas dalam pewarnaan menjadikan produk ini berbeda dari patung bebek lainnya di pasaran.

Pembeli dari luar negeri menyukai patung bebek Imanuella Craft karena beberapa keunggulan berikut:

  • Detail lukisan yang rapi dan menarik
  • Permukaan patung yang halus
  • Bahan alami yang ramah lingkungan
  • Motif unik khas Indonesia

Perjalanan Menuju Pasar Ekspor

Keberhasilan Novi menembus pasar Eropa tidak terjadi dalam semalam. Ia secara aktif mengikuti berbagai program pemerintah untuk UKM, salah satunya Coaching Program for New Exporter (CPNE) dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Melalui program ini, Novi mendapatkan pelatihan seputar ekspor, mulai dari regulasi hingga strategi pemasaran internasional.

Selain itu, Novi juga mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI), pameran dagang berskala internasional yang membantunya memperluas jaringan dengan pembeli dari berbagai negara.

“Pameran TEI menjadi langkah besar bagi kami. Dari sana, kami bisa menjajaki peluang baru dan memperkenalkan produk ke pasar global,” ungkap Novi.


Keberhasilan Ekspor ke Jerman

Kerja keras Novi membuahkan hasil manis. Baru-baru ini, ia berhasil mengekspor satu kontainer penuh patung bebek ke Jerman dengan nilai transaksi mencapai USD 53,3 ribu. Capaian ini menandai kesuksesan UKM Indonesia dalam menembus pasar internasional di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Pembeli dari Jerman sangat mengapresiasi produk buatan Novi karena keunikan dan kualitasnya yang tinggi. Hal ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing di pasar internasional jika dikemas dengan baik dan memiliki keunikan tersendiri.


Dampak Ekonomi bagi Masyarakat

Selain meraih sukses di luar negeri, bisnis Novi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dengan berkembangnya Imanuella Craft, banyak tenaga kerja lokal yang mendapatkan penghasilan dari berbagai tahapan produksi, mulai dari pengumpulan bahan baku hingga proses akhir pembuatan patung.

“Imanuella Craft makin bisa jadi berkat bagi banyak orang, termasuk para perajin yang sudah menggantungkan hidup bersama kami. Pesanan terus mengalir dari berbagai sumber,” kata Novi.

Keberadaan usaha ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal tetapi juga membuka peluang bagi UKM lain untuk ikut serta dalam industri ekspor.


Dukungan Pemerintah untuk UKM Berorientasi Ekspor

LPEI sebagai lembaga yang berfokus pada pengembangan ekspor terus memberikan dukungan kepada pelaku UKM agar dapat memperluas pasar mereka. Menurut Kepala Divisi SMEs Advisory Service LPEI, Maria Sidabutar, program CPNE bertujuan untuk membekali pelaku usaha dengan pemahaman mengenai seluk-beluk ekspor.

“Program ini mencakup pelatihan tentang dokumen ekspor, korespondensi internasional, serta perhitungan harga ekspor. Kami ingin menciptakan multiplier effect, agar UKM dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian nasional,” jelas Maria.

Dukungan seperti ini diharapkan bisa membantu lebih banyak pelaku UKM Indonesia menembus pasar global, sehingga produk-produk kreatif lokal semakin dikenal di dunia internasional.


Kesuksesan Imanuella Craft membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi dapat membawa UKM Indonesia menuju pasar internasional. Dengan strategi pemasaran yang tepat, dukungan pemerintah, serta kualitas produk yang unggul, UKM berpotensi untuk bersaing di level global.

Perjalanan Novi Ekawati dari pengusaha lokal menjadi eksportir sukses menjadi inspirasi bagi banyak pelaku usaha lainnya. Dengan semangat dan ketekunan, bukan tidak mungkin produk-produk kreatif Indonesia akan semakin mendominasi pasar dunia di masa depan.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version