Geser Kebawah
Ekonomi Makro

Pencairan THR ASN 2026: Pusat Rp3 T, Pensiunan Hampir Tuntas

61
×

Pencairan THR ASN 2026: Pusat Rp3 T, Pensiunan Hampir Tuntas

Sebarkan artikel ini
Pencairan THR ASN 2026 Pusat Rp3 T, Pensiunan Hampir Tuntas
Menkeu Purbaya ungkap realisasi THR 2026 capai Rp3 T bagi ASN pusat & Rp11,4 T bagi pensiunan. Cek detail progres penyaluran di daerah di sini!

Realisasi Anggaran Tunjangan Hari Raya Capai Triliunan Rupiah

JAKARTA, BursaNusantara.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan total anggaran tunjangan hari raya yang telah mengalir ke rekening aparatur sipil negara di tingkat pusat menyentuh angka Rp3 triliun per Jumat (6/3/2026).

Jumlah tersebut mencakup pembayaran bagi 631 ribu pegawai dari total target sebanyak 2,2 juta ASN di lingkungan pemerintah pusat.

Proses pencairan THR ASN 2026 ini dilaporkan masih terus berjalan seiring dengan penyelesaian administrasi pada masing-masing satuan kerja.

Pemerintah memastikan bahwa ketersediaan anggaran sudah dalam posisi matang dan siap untuk didistribusikan sepenuhnya kepada seluruh penerima yang berhak.

Progres Signifikan Penyaluran THR Kategori Pensiunan

Penyaluran dana bagi kategori pensiunan mencatatkan kemajuan yang jauh lebih pesat dibandingkan kelompok penerima lainnya pada periode ini.

Pemerintah telah menyalurkan dana sebesar Rp11,4 triliun yang diperuntukkan bagi 3.568.570 pensiunan di seluruh Indonesia.

Capaian tersebut setara dengan 93,55 persen dari total target penerima manfaat tunjangan hari raya pada tahun buku ini.

Menteri Keuangan menjelaskan bahwa tingginya persentase ini mencerminkan kesiapan sistem distribusi dana pensiun yang lebih terpusat.

Data resmi Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa sebagian besar pensiunan telah mendapatkan hak mereka sebelum memasuki pekan kedua bulan Maret.

Kelancaran proses ini diharapkan mampu mendorong tingkat konsumsi masyarakat menjelang hari raya keagamaan mendatang.

Kendala Administratif pada Tingkat Pemerintah Daerah

Berbeda dengan progres di tingkat pusat, realisasi pencairan THR ASN 2026 di tingkat daerah terpantau masih sangat minim.

Berdasarkan data kementerian, penyaluran di daerah baru menyentuh angka Rp127,6 miliar untuk 16.848 orang pegawai.

Rendahnya realisasi ini disebabkan oleh baru adanya 3 pemerintah daerah yang memproses pencairan dari total 546 pemda di seluruh Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kecepatan distribusi kini bergantung sepenuhnya pada kesiapan administratif masing-masing instansi daerah.

Anggaran dipastikan telah tersedia secara fiskal dan hanya menunggu instruksi pembayaran dari pejabat berwenang di setiap wilayah.

Koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk memastikan sisa ASN daerah segera menerima tunjangan mereka dalam waktu dekat.

Upaya percepatan ini menjadi krusial guna menjaga pemerataan perputaran uang di tingkat regional selama masa Ramadhan.

Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara

Tinggalkan Balasan