Aksi KorporasiHeadlinePasar

Pendapatan DCII Anthoni Salim Naik 118% di Q1 2025

97
Pendapatan DCII Anthoni Salim Naik 118% di Q1 2025
Emiten milik Anthoni Salim, DCII, bukukan pendapatan Rp 773,5 miliar per Maret 2025, tumbuh 118% yoy dengan laba bersih melonjak 193%.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Emiten penyedia pusat data PT DCI Indonesia Tbk (DCII), yang merupakan portofolio milik konglomerat Anthoni Salim, mencatat kinerja impresif pada kuartal I-2025.

Perseroan membukukan pendapatan senilai Rp 773,55 miliar, tumbuh signifikan 118,26% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja Keuangan Melesat

Dari sisi profitabilitas, DCII juga membukukan pertumbuhan solid. EBITDA mencapai Rp 554 miliar dengan margin 72%, naik 138% secara tahunan (yoy). Sedangkan laba bersih perseroan menembus angka Rp 419 miliar, melonjak 193% yoy.

“Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 773 miliar dengan pertumbuhan 118% secara yoy dibandingkan dengan kuartal I-2024 sebesar Rp 354 miliar,” ujar Direktur Keuangan DCII, Evelyn, Selasa (22/4/2025).

Meskipun mencatatkan pertumbuhan keuangan yang signifikan, saham DCII pada perdagangan 22 April 2025 ditutup melemah 1,74% ke level Rp 167.050. Padahal saham ini sempat menyentuh puncak Rp 226.150 pada 13 Maret 2025. Dalam satu tahun terakhir, saham DCII tetap menguat 373,9%, menandai pencapaian 3 bagger.

Diversifikasi Ekosistem Pelanggan

Menurut Evelyn, lonjakan pendapatan didorong oleh pertumbuhan basis pelanggan yang semakin beragam. Hingga kuartal I-2025, DCII melayani 5 penyedia cloud global, 100 institusi keuangan, 6 platform media sosial dan e-commerce, 60 perusahaan BUMN, serta 70 penyedia layanan internet (ISP).

“Kinerja keuangan yang solid di kuartal I-2025 ini merupakan lanjutan dari keberhasilan strategi bisnis 2024. Kami optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan yang sehat,” lanjutnya.

Sebagai informasi, pada akhir 2024 DCII juga mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,8 triliun, tumbuh 38,8% yoy, dengan laba bersih Rp 797 miliar atau naik 54,9% yoy. EBITDA tahunan tercatat Rp 1,1 triliun dengan margin 65,3%.

Ekspansi Pusat Data Nasional

Guna memperkuat skala bisnis dan memperluas jangkauan layanan, DCII telah merampungkan pembangunan fasilitas pusat data JK6 berkapasitas 36 MW di kawasan DCI H1 Campus, Cibitung. Hal ini meningkatkan total kapasitas layanan DCII menjadi 119 MW.

Kapasitas tersebut tersebar di tiga lokasi strategis: Cibitung (H1), Karawang (H2), dan Jakarta (E1). Tak hanya itu, DCII juga tengah membangun fasilitas DCI E2 (9 MW) di Surabaya untuk memperkuat interkoneksi di wilayah Indonesia timur. Di sisi lain, perusahaan juga sedang menjajaki proyek pusat data di Bintan sebagai bagian dari perluasan jangkauan geografis.

Dengan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, DCII dinilai berhasil memanfaatkan peluang pertumbuhan sektor digital dan komputasi awan, serta menjawab kebutuhan infrastruktur teknologi di era transformasi digital Indonesia.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version